4 Juni 2026

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Rumah Warga Desa Pasir Demak Terbakar, Kerugian Rp80 Juta, Korban Ngungsi ke Tetangga

Spread the love

 

Demak, Tren24reportase.com – Musibah kebakaran menghanguskan rumah milik Abdul Roib, warga Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah pada Jumat (29/5/2026). Tidak hanya meluluhlantakkan bangunan rumah, api juga menghanguskan seluruh perabotan, dokumen penting, serta harta benda milik korban dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp80 juta.

Abdul Roib menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui warga setelah terlihat kepulan asap dari rumahnya. Saat warga mendatangi lokasi, api sudah membesar sehingga pintu rumah terpaksa dibongkar untuk memudahkan proses pemadaman.

“Awalnya warga melihat asap. Ketika pintu dibongkar, api sudah besar di dalam rumah,” ujarnya.

Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Abdul Roib sedang bekerja di Kota Demak, sementara dua anaknya tengah melaksanakan salat Jumat di luar rumah.

Rumah berukuran sekitar 8 x 14 meter yang sebagian besar terbuat dari kayu itu dengan cepat dilalap api hingga rata dengan tanah.

“Semua habis, termasuk surat-surat penting, perabotan rumah tangga, dan uang tabungan di celengan. Tidak ada yang bisa diselamatkan,” kata Abdul Roib.

Akibat kejadian tersebut, Abdul Roib bersama kedua anaknya kini terpaksa mengungsi dan menumpang di rumah tetangga. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Demak, Sukono, mendatangi lokasi kebakaran pada Minggu (31/5/2026) sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban.

Sukono mengaku datang atas arahan Ketua DPC PKB Kabupaten Demak yang juga Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayinul Fata, untuk melihat langsung kondisi korban pascakebakaran.

“Kami hadir untuk memberikan perhatian dan semangat kepada Mas Abdul Roib. Saya juga pernah mengalami kejadian serupa, sehingga memahami bagaimana rasanya menghadapi musibah seperti ini,” ujar Sukono.

Menurutnya, kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi korban sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut membantu, baik melalui dukungan moril maupun materiil.

Terkait kemungkinan bantuan lanjutan seperti program bedah rumah, Sukono mengatakan hal tersebut masih akan melihat perkembangan di lapangan. Namun ia optimistis semangat gotong royong masyarakat Desa Pasir mampu membantu proses pembangunan kembali rumah korban.

Sementara itu, bantuan yang dihimpun dari berbagai pihak terus bertambah. Berdasarkan laporan yang diterimanya, dana bantuan yang sebelumnya tercatat sekitar Rp22 juta kini telah meningkat menjadi lebih dari Rp25 juta.

“Alhamdulillah bantuan terus bertambah. Dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, insyaallah rumah yang terdampak bisa kembali terbangun dengan baik,” katanya.

Ia juga mengapresiasi peran masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta relawan yang bergerak cepat menggalang bantuan untuk meringankan beban korban kebakaran. (Parno)

About Post Author