5 April 2026

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Demak Siap Amankan Tradisi Kearifan Lokal Pasca Idul Fitri

Spread the love

 

Demak, Tren24reportase.com — Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, memperkuat pengamanan aktivitas masyarakat pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Ratusan personel diterjunkan untuk mengamankan sejumlah titik keramaian yang menjadi pusat tradisi kearifan lokal syawalan pada Sabtu (28/3/2026).

Fokus pengamanan meliputi kawasan wisata dan pusat aktivitas ekonomi yang mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran. Di antaranya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bungo dan Pantai Tirem Onggojoyo di Kecamatan Wedung, serta obyek wisata Demak Green Garden (DeGeGa) di Kecamatan Mijen. Lokasi-lokasi tersebut dipadati warga yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata bersama keluarga.

Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Demak, Iptu Nu’man Murod, mengatakan bahwa tradisi syawalan merupakan bagian dari kearifan lokal yang terus dijaga masyarakat usai Idulfitri, khususnya pada bulan Syawal. Di Kabupaten Demak, tradisi ini dikenal sebagai “kupatan” yang diperingati pada hari ketujuh Syawal, dengan rangkaian kegiatan seperti sedekah laut hingga kunjungan wisata keluarga.

“Tradisi ini tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi setelah menjalani ibadah puasa Ramadan,” ujar Nu’man.

Ia menambahkan, tingginya mobilitas masyarakat selama perayaan syawalan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Oleh karena itu, pengamanan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik rawan kepadatan, termasuk kawasan wisata, pusat perbelanjaan, dan lokasi hiburan masyarakat.

“Pengamanan kami fokuskan di lokasi yang berpotensi terjadi lonjakan pengunjung, termasuk swalayan yang mengalami peningkatan aktivitas belanja, agar seluruh kegiatan masyarakat berjalan aman dan nyaman,” jelasnya.

Selain itu, Polres Demak juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada kegiatan hiburan, seperti konser musik dangdut yang marak digelar selama libur Lebaran. Pengawasan diperketat guna mencegah gesekan antar kelompok maupun potensi kerawanan lainnya.

Nu’man turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berada di tempat keramaian. Peran orang tua dinilai penting dalam mengawasi anak-anak, terutama di kawasan wisata air, guna mencegah risiko kecelakaan maupun terpisah dari rombongan.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi layanan call center Polri 110 yang siaga 24 jam,” pungkasnya. (Parno)

About Post Author