Lampung Timur, Tren24reportase.com – Organisasi Kemasyarakatan Gema Masyarakat Lokal Indonesia Bersatu (GML-IB) DPD Lampung Timur melakukan pendampingan terhadap warga Desa Putra Aji II dalam proses administrasi pertanahan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Timur, Kamis (26/02/2026).
Pendampingan diberikan kepada Juhari, warga Desa Putra Aji II, Kecamatan Sukadana, yang tengah menjalani proses sumpah kehilangan sertifikat tanah sebagai salah satu tahapan untuk penerbitan sertifikat pengganti. Dalam kegiatan tersebut, Juhari turut didampingi dua saksi dari aparatur desa setempat, yakni Ketua RT dan Kepala Dusun.
Pelaksanaan sumpah kehilangan berlangsung di ruang rapat Badan Pertanahan Nasional Lampung Timur dengan suasana khidmat dan tertib. Proses ini merupakan prosedur wajib sesuai regulasi pertanahan guna memastikan keabsahan data dan kepemilikan sebelum diterbitkannya sertifikat pengganti.
Ketua GML-IB Lampung Timur, Safarudin, yang memimpin langsung pendampingan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan.
Alhamdulillah, hari ini agenda pendampingan berjalan sangat lancar tanpa hambatan. Semua prosedur telah diikuti sesuai aturan yang berlaku, ujarnya usai kegiatan.
Safarudin juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh jajaran BPN Lampung Timur. Menurutnya, standar pelayanan yang diterapkan menunjukkan profesionalisme aparatur sekaligus pendekatan humanis kepada masyarakat.
Kami sangat mengapresiasi pelayanan dari pihak BPN. Masyarakat dilayani dengan baik, sopan, dan penuh rasa kekeluargaan. Pola pelayanan seperti ini yang diharapkan masyarakat Lampung Timur,tambahnya.
Melalui pendampingan ini, GML-IB berharap sinergi antara organisasi kemasyarakatan, masyarakat, dan instansi pemerintah terus terjalin dalam upaya memperjuangkan hak-hak administrasi warga secara transparan dan akuntabel. (Decxy)
More Stories
Pemerintah Desa Jepara Salurkan Bantuan Pangan untuk 557 KPM
Pelepasan dan Wisuda Tahfidz MTsN 1 Lampung Timur Angkatan ke-32 Berlangsung Meriah dan Penuh Haru
PGSI Demak Desak Realisasi Sekolah Rakyat dan Tuntaskan Tunjangan Guru PAI