Tanjab Barat, Tren24reportase.com – Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. memimpin upacara pelarungan dan tabur bunga di Sungai Pengabuan, Kecamatan Tungkal Ilir, Senin (17/08). Menggunakan Kapal Bea Cukai BC 5002 Kementerian Keuangan, prosesi tabur bunga menjadi momentum untuk mengenang, menghormati, dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Pelarungan bunga ke aliran Sungai Pengabuan juga menjadi simbol penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pejuang, sekaligus pengingat bagi generasi penerus agar senantiasa menghargai kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan pengorbanan jiwa dan raga.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT RI ke-81 tingkat Kabupaten Tanjab Barat. Dengan penuh khidmat, Bupati bersama rombongan menebarkan bunga ke aliran Sungai Pengabuan, diiringi doa bersama untuk para pahlawan yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat terhadap masyarakat pesisir, sekaligus upaya menumbuhkan dan memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat dalam momentum peringatan kemerdekaan.
Dalam wawancaranya, Bupati menyampaikan bahwa tabur bunga tidak hanya menjadi tradisi dalam memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan dan refleksi atas perjuangan para pahlawan.
Di sisi lain, kegiatan berbagi dengan masyarakat nelayan merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat pesisir.
“Kegiatan tabur bunga ini kita laksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Selain itu, kita juga berbagi sembako dan membagikan bendera Merah Putih kepada para nelayan di Sungai Pengabuan, Kecamatan Tungkal Ilir. Ini adalah wujud nyata kepedulian kita kepada masyarakat, khususnya saudara-saudara kita para nelayan yang setiap hari berjuang di laut untuk menghidupi keluarga,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, semangat kemerdekaan hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, masyarakat nelayan merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial dan perekonomian daerah yang perlu terus mendapatkan perhatian.
Suasana haru dan nasionalisme tampak menyelimuti prosesi pelarungan bunga. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai patriotisme serta mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga dan diisi dengan pembangunan serta pengabdian terbaik bagi bangsa dan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wabup H. Katamso, SA, S.E., M.E., Ketua DPRD Tanjab Barat, Sekretaris Daerah, Kapolres , Dandim 0419/Tanjab, Kajari, Ketua Pengadilan Agama, Ketua Pengadilan Negeri, Danposal Laut, Polairud, Basarnas, Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, S.H., Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua Persit KCK Cabang Kodim 0419/Tanjab, unsur Forkopimda, para Pejabat Tinggi Pratama, perwakilan Bea Cukai, serta tamu undangan lainnya. (HMN)
More Stories
Hujan Gerimis Warnai Upacara HUT ke-81 RI, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar di Tanjab Barat
45 Anggota Paskibraka Tanjab Barat 2026 Dikukuhkan, Bupati Anwar Sadat: Jaga Kehormatan dan Jadi Teladan Generasi Muda
Malam Tirakatan Di Desa Bantrung Makin Berarti, Ketua DPRD Makan Bersama Beralaskan Daun Dan Doa Untuk Indonesia