13 Juli 2026

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Bupati Ela Tinjau DI Way Kawat di Terbanggi Marga, Prioritaskan Perbaikan Irigasi Demi Ketahanan Pangan

Spread the love

 

Lampung Timur, Tren24reportase.com – Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, meninjau langsung kondisi Daerah Irigasi (DI) Way Kawat di Desa Terbanggi Marga, Kecamatan Sukadana, Kamis (9/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi saluran irigasi yang direncanakan akan dibangun dan direhabilitasi pada tahun 2026 guna mendukung sektor pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam peninjauan itu, Bupati Ela didampingi Kepala Bappeda Lampung Timur Verzanita Hasan, Plt. Kepala Dinas PUPR Primadiartha Ramadheni, Camat Sukadana Hendra Septiawan, Kepala Desa Terbanggi Marga A. Fauzi, serta jajaran perangkat daerah terkait.

Bupati Ela mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah menyusun perencanaan rehabilitasi saluran irigasi primer sepanjang sekitar lima kilometer yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Dari total panjang tersebut, sekitar 2,5 kilometer diusulkan menjadi prioritas penanganan pada tahap awal.

“Hari ini kita turun langsung melihat kondisi di lapangan. Ternyata memang sangat memprihatinkan. Ini menjadi dasar bagi kami untuk menyampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan pemerintah pusat bahwa daerah irigasi milik kabupaten ini memang membutuhkan penanganan segera,” ujar Ela.

Menurutnya, keberadaan saluran irigasi yang baik sangat menentukan keberlangsungan produksi pertanian. DI Way Kawat menjadi sumber pengairan bagi sekitar 114 hektare lahan persawahan yang berada di wilayah Mataram Marga dan Sukadana Pasar.

“Kalau saluran ini tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan petani akan beralih karena kebutuhan air tidak terpenuhi. Sebaliknya, jika saluran diperbaiki dan aliran air lancar, masyarakat akan tetap konsisten menanam padi sehingga ketahanan pangan daerah dapat terjaga,” jelasnya.

Ela menambahkan, pembangunan tersebut diupayakan dapat direalisasikan pada tahun 2026. Saat ini Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah mengajukan sekitar 12 daerah irigasi untuk mendapatkan penanganan melalui kolaborasi dengan BBWS.

“Kita ajukan tahun ini. Perencanaannya sudah selesai. Untuk saluran primer kita kolaborasikan dengan BBWS, sedangkan kabupaten akan menangani perencanaan saluran sekunder dan tersier,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Terbanggi Marga, A. Fauzi, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terhadap kondisi irigasi di wilayahnya. Ia berharap pembangunan dapat segera direalisasikan agar produktivitas pertanian masyarakat meningkat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Bupati yang langsung turun melihat usulan kami. Mudah-mudahan kalau saluran ini diperbaiki, air bisa mengalir lancar sehingga hasil pertanian masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.

A. Fauzi mengungkapkan bahwa saluran irigasi Way Kawat terakhir kali diperbaiki pada tahun 2004. Seiring berjalannya waktu, bangunan irigasi mengalami kerusakan dan longsor di sejumlah titik sehingga membutuhkan rehabilitasi secara menyeluruh.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam memperkuat infrastruktur pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan melalui penyediaan jaringan irigasi yang memadai bagi para petani.(Decxy)

About Post Author