Lampung Timur, Tren24reportase.com – Musyawarah Daerah (Musda) V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Timur berlangsung demokratis, penuh kekeluargaan dan suasana teduh. Ketua Panitia Pelaksana Musda V MUI Lampung Timur, H.M.
Muslih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur dan seluruh peserta Musda, Selasa (6/10/2026).
Sejak pembukaan, suasana demokratis dan kekeluargaan telah terlihat dalam pelaksanaan Musda. Kehadiran peserta yang maksimal, tokoh pemerintahan, pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, hingga tokoh ulama menjadi bagian penting dalam mewarnai jalannya agenda lima tahunan tersebut.

Kehadiran Ketua Umum MUI Provinsi Lampung serta Bupati Lampung Timur juga semakin memperkuat semangat kebersamaan antara ulama dan pemerintah dalam membangun Lampung Timur.
Muslih juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur yang turut mendukung keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Puluhan personel dari berbagai satuan diterjunkan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
“Dukungan semua pihak menunjukkan bahwa kebersamaan antara ulama dan umara di Lampung Timur berjalan dengan baik dan harmonis,” ujar Muslih.
Musda V MUI Lampung Timur diikuti Ketua dan Sekretaris MUI Kecamatan se-Kabupaten Lampung Timur, pimpinan ormas Islam, pimpinan pondok pesantren, serta pimpinan perguruan tinggi se-Lampung Timur.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat peran ulama dan akademisi dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Seorang kader muda Nahdlatul Ulama (NU) yang juga dosen Universitas Ma’arif Lampung menilai keterlibatan ulama dan akademisi dalam Musda menjadi momentum penting untuk mempertegas peran keulamaan dalam mewujudkan Lampung Timur yang makmur dan lestari.
Duet Ulama NU-Muhammadiyah Pimpin MUI Lamtim
Sementara itu, kepemimpinan MUI Lampung Timur yang lahir melalui rapat tim formatur mempertemukan dua tokoh dari organisasi Islam besar di Indonesia.
KH. Dr. Moh. Fahimul Fuad, M.Sy., merupakan tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Timur yang juga dosen Universitas Nahdlatul Ulama. Sementara Dr. M. Shofwan Taufik, M.Si., merupakan kader Muhammadiyah Lampung Timur yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Metro.
Duet dua tokoh dari dua organisasi Islam besar tersebut sekaligus mempertemukan pengalaman keulamaan dan latar belakang akademik. Kepemimpinan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran MUI Lampung Timur dalam menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Musda V MUI Lampung Timur juga semakin bermakna dengan digelarnya sarasehan yang menghadirkan tiga narasumber dari kalangan ulama dan akademisi.
Sarasehan tersebut tidak hanya diikuti peserta Musda, tetapi juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
Tiga narasumber yang hadir yakni Prof. Dr. KH. Moh. Mukri, M.Ag., selaku Ketua Umum MUI Provinsi Lampung; KH. Dimyati, selaku Ketua PD Muhammadiyah Lampung Timur; serta KH. Hasyim Asy’ari, M.Pd.I., selaku Pengasuh Pondok Pesantren Al Falahiyah Batanghari, Lampung Timur.
Forum sarasehan menjadi ruang dialog antara ulama, akademisi dan pemerintah daerah untuk membahas berbagai hal strategis terkait pembangunan daerah serta penguatan peran keumatan.
Bupati Lampung Timur, Hj. Ella Siti Nuryamah, berharap melalui sarasehan tersebut pemerintah daerah dapat memperoleh masukan, pandangan dan nasihat dari para ulama sebagai bahan dalam membangun Lampung Timur menuju daerah yang makmur.
(Decxy)
More Stories
PMI Lampung Timur Matangkan Pelantikan Pengurus dan HUT ke-81, Pugung Raharjo Jadi Pusat Peringatan
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Insan Pers
Sekda Lampung Timur Lantik Dua Pejabat Administrator, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik