Demak, Tren24reportase.com – Menteri Agama RI KH Nasaruddin Umar bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak Abdur Rouf mendorong penguatan pesantren agar semakin maju dan mandiri menghadapi tantangan zaman. Penegasan itu disampaikan saat kunjungan Menag ke Pondok Pesantren Giri Kusumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Jumat 5/6/2026.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan penghormatan kepada pengasuh Ponpes Giri Kusumo KH Munif Zuhri. Ia menyebut kiai tersebut sebagai ulama yang dihormati masyarakat setempat.
“Saya secara pribadi datang mengunjungi sahabat saya secara spiritual. Kiai Munif adalah kiai yang sangat kita hormati di kawasan ini,” ujar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin menyebut Ponpes Giri Kusumo sebagai buq’ah al-mubarakah atau tempat yang diberkahi sesuai Surah Al-Qasas ayat 30. Menurutnya, masyarakat yang memiliki hajat dapat datang ke pesantren untuk beribadah dan memanjatkan doa.
“Siapa pun yang memiliki hajat, datanglah ke tempat yang diberkahi ini. Mudah-mudahan Allah memberkahi doa-doa kita,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat mendoakan bangsa agar semakin maju, kuat menghadapi tantangan, serta mendapat perlindungan Allah SWT. Doa bersama juga dipanjatkan untuk kemajuan Kementerian Agama agar dapat menjalankan tugas pengabdian lebih baik.
Menag menaruh harapan besar kepada santri agar kelak menjadi pemimpin bangsa yang berintegritas, berilmu, dan berakhlak mulia. Ia memaknai berbagai ujian yang dihadapi pesantren sebagai proses kenaikan kelas.
“Di mana ada ujian, di situ ada kenaikan kelas. Tidak ada kenaikan kelas tanpa ujian. Mari menjadikan ujian ini sebagai persiapan untuk mencapai kelas yang lebih tinggi ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Demak Abdur Rouf mengatakan Kemenag terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat pesantren. Fokusnya pada perbaikan tata kelola, peningkatan kualitas pendidikan, penguatan SDM, serta pengembangan sarana prasarana pembelajaran.
“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki wawasan kebangsaan. Karena itu, berbagai program pembinaan dan penguatan kelembagaan terus kami dorong agar pesantren semakin maju, mandiri, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasinya,” jelas Abdur Rouf.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak menyikapi arus informasi di era digital. Masyarakat diminta melakukan tabayyun atau klarifikasi dan verifikasi dari sumber kredibel agar tidak mudah terprovokasi.
“Sikap ini penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi serta tetap mampu menjaga persatuan dan kerukunan. Kita semua tentu berharap dan mendoakan agar bangsa dan negara ini senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, serta kemajuan di berbagai bidang,” ujarnya. (Parno)
More Stories
Paripurna III DPRD Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat Apresiasi Sinergi Fraksi dalam Pembahasan Ranperda
Wabup Tanjab Barat Jadi Narasumber Podcast Youthcast Center, Ajak Pemuda Terlibat Aktif Dalam Pembangunan Daerah
Dany Samantha Resmi Pimpin Kominfo Lampung Timur, Siap Percepat Transformasi Digital