Lampung Timur, Tren24reportase.com – Ketua Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Kabupaten Lampung Timur, Muhammad Amir, mendampingi proses serah terima jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Labuhan Ratu Empat,Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupaten Lampung Timur, atas nama Angga Rifai, yang meninggal dunia saat bekerja di Taiwan.jum’at 19 Desember 2025
Jenazah almarhum tiba di Indonesia pada Jumat, 19 Desember 2025, setelah melalui proses pemulangan dari luar negeri, dan diserahkan kepada pihak keluarga dalam suasana haru dan penuh khidmat.
Dalam prosesi tersebut, belasungkawa dari Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, disampaikan secara resmi melalui Camat Labuhan Ratu, Agustinus, kepada keluarga almarhum. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyatakan turut berduka cita atas musibah yang menimpa warganya yang bekerja sebagai PMI di Taiwan.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Ibu Bupati menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Angga Rifai. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Camat Labuhan Ratu saat prosesi serah terima jenazah.
Diketahui, almarhum Angga Rifai meninggal dunia di Taiwan pada 26 Oktober 2025. Berdasarkan informasi yang diterima pihak terkait, almarhum diduga mengakhiri hidupnya sendiri. Peristiwa tersebut menjadi duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Lampung Timur, khususnya warga Kecamatan Labuhan Ratu.
Serah terima jenazah PMI tersebut turut dihadiri berbagai pihak sebagai bentuk kehadiran negara dan kepedulian terhadap PMI yang meninggal dunia di luar negeri. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan BP3MI Lampung, unsur pemerintah kecamatan, serta aparat keamanan.
Turut hadir Anis selaku Bhabinkamtibmas, Heru selaku Babinsa, serta Johardi selaku Kepala Desa Labuhan Ratu 4. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan organisasi pendamping PMI dalam memberikan perlindungan hingga proses akhir pemulangan jenazah.
Muhammad Amir menyampaikan bahwa Garda BMI akan terus berkomitmen mendampingi PMI dan keluarganya, baik saat bekerja di luar negeri maupun ketika menghadapi permasalahan serius, termasuk dalam proses pemulangan jenazah.
“Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama. PMI adalah pahlawan devisa yang harus mendapatkan perlindungan maksimal, mulai dari pra-penempatan, selama bekerja, hingga kembali ke tanah air,” tegasnya.
Setelah prosesi serah terima selesai, jenazah almarhum Angga Rifai diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan di kampung halaman. Suasana duka menyelimuti keluarga dan warga sekitar yang turut mengiringi kepulangan terakhir almarhum.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan terus meningkatkan edukasi, pendampingan, serta penguatan perlindungan bagi PMI asal Lampung Timur agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang. (Decxy)
More Stories
Bupati Anwar Sadat Terima Audiensi Kepala Sentra Alyatama Kemensos RI
Tutup Bulan Dana PMI 2025, Wakil Bupati Dorong Inovasi Guna Tingkatkan Partisipasi Masyarakat
Ketua DPRD Demak Hadiri Pengajian Selapanan dan Khotmil Qur’an Muslimat NU Bonang