Bengkalis, Tren24reportase.com – Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar Ikhd Duri, Bengkalis, Minggu, 22 Juni 2025, menggelar upacara pelepasan 100 santri yang telah menyelesaikan pendidikan Aliyah. Lebih dari sekadar seremonial kelulusan, acara yang berlangsung khidmat di lapangan santriwati pukul 07.00 WIB ini menandai dimulainya babak baru bagi para santri sebagai kader pengabdian tahun 2025. Kehadiran seluruh pimpinan pondok, ketua yayasan, dewan guru, para ustadz dan ustadzah, seluruh santri, dan orang tua wali santri menunjukkan betapa pentingnya momen ini bagi seluruh civitas akademika Al-Jauhar.
Ustadz Hariono M.Pd.I., pimpinan pondok pesantren, dalam sambutannya yang penuh makna, menyampaikan bahwa acara pelepasan ini merupakan tradisi ke-28 yang konsisten dijalankan, mengingatkan pentingnya pengabdian sebagai wujud nyata amal bakti dan pengembalian ilmu pengetahuan yang telah diterima. Para santri, yang telah ditempa selama bertahun-tahun, diharapkan menjadi agen perubahan, mengabdikan diri sebagai pendidik di lingkungan Al-Jauhar maupun di lembaga pendidikan lain di berbagai penjuru negeri.

Bapak Sunardi, sebagai perwakilan wali santri dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam atas keberhasilan putra-putri mereka. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan pengasuh yang telah mencurahkan dedikasi, kesabaran, dan kasih sayang dalam membimbing para santri. Lebih dari sekadar pendidikan formal, Bapak Sunardi menekankan pentingnya para santri senantiasa mengamalkan nilai-nilai luhur seperti kejujuran, kesantunan, dan kerendahan hati, serta terus mengasah potensi diri untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kualitas pendidikan yang diberikan Pondok Pesantren Al-Jauhar terbukti sangat diapresiasi. Para lulusan Al-Jauhar sangat diminati berbagai lembaga pendidikan, tidak hanya di wilayah Duri, Bengkalis, tetapi juga menjangkau Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, dan Kepulauan Riau. Tingginya permintaan ini menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga pendidik. Meskipun demikian, pihak pondok pesantren masih dihadapkan pada tantangan untuk memenuhi seluruh permintaan karena keterbatasan jumlah lulusan.
“Kesan saya, Pondok Pesantren Modern Al- Jauhar ini membantu saya untuk menjadi pribadi yang maju, berilmu, dan juga berkembang. Dari pengalaman yang saya dapatkan di Pondok Al – Jauhar, saya dapat mengembangkannya ke jenjang yang lebih tinggi dan lebih baik lagi untuk meraih kesuksesan saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar karena telah di beri tempat pengabdian di Pondok Pesantren Hidayatullah Batam,” ujar Bunga Angelia Efika Sari.
Ia juga menyampaikan harapannya agar Pondok Pesantren Modern Al-Jauhar terus maju dan bermanfaat bagi banyak orang.
Acara pelepasan yang dipimpin oleh Ustadz Solehudin, S.Pd. selaku ketua panitia, berjalan dengan lancar dan sukses. Acara wisuda atau akhirussanah ini menjadi penanda berakhirnya sebuah perjalanan pendidikan yang panjang dan penuh pengalaman berharga. Namun, ini juga merupakan awal dari perjalanan pengabdian yang lebih luas dan mulia, dimana para santri akan menebarkan ilmu dan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Semoga langkah mereka selalu dilimpahi berkah dan kesuksesan. ( Sunardi )
More Stories
Peternak Resah Akibat PMK Serang Sapi di Desa Bathin Betuah
HUT ke-14, Desa Mulyo Asri Gelar Pengajian Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Desa
Pemkab Demak Angkat 2.421 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025, Bupati: Ini Bentuk Apresiasi atas Pengabdian