7 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Surga Yang Tersembunyi Di Mekko

Spread the love

Tren24reportase.com | Adonara Flores Timur-Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Dinas Pariwisata Flores Timur Menghadirkan Dosen Magister Pariwisata dengan Dosen Informatika dari Yogja selama 4 hari Kegiatan Di Adonara Kecamatan Witihama, mulai dari tanggal 14 Desember sampai 18 Desember 2021 di Aula Yessing Witihama Kecamatan Witihama.

Kegiatan Pelatihan dan Pendidikan yang di ramu dalam dua tahapan item kegiatan itu yakni pada tahap pertama gelombang pertama Diklat Mengatasi Sampah dan teknik solusinya dalam menjaga dan merawat Kebersihan pada Obyek Destinasi Wisata dan pada tahap ke dua gelombang ke dua adalah Diklat tentang Kebersihan Toilet dengan teknik cuci tangan serta merawat Toilet pada obyek Destinasi Wisata, dan Diklat selama empat hari secara maraton ini memang pihak Pariwisata mengambil titik kegiatannya harus di Witihama Desa Pledo .

Ternyata banyak hal baru yang di dapat oleh para peserta diklat dari kedua Narasumber ini yang Adalah Tenaga ahli pada bidangnya masing masing yang adalah Magister Pariwisata serta Informatika . “Kehadiran ke dua narasumber datang jauh jauh dari jogja ini bukan sekedar berbicara saja tapi mereka dua ini juga selain jadi pegiat pariwisata namun mereka berdua memang Dosen pada bidang pariwisata”, ujar sekertaris Dinas Pariwisata Flotim ibu Rin Riberu saat menutup kegiatan gelombang pertama mewakili kadis pariwisata .

Dalam sambutan Narasumber menyampaikan kesan terhadap kegiatan di maksud, mengungkapkan kekaguman obyek wisata air Pasir Timbul Mekko . “Jujur bahwa saya berani mengatakan bahwa Mekko adalah ‘Surga yang Tersembunyi’, dan ketika kami berada di Witihama Desa Pledo bahwa Sungguh Keramahtamahan yang kami temukan dan dapatkan di sini”,kisah pak Dosen Eko Haryanto,M .Par, CHE di hadapan peserta diklat . Merupakan kebanggaan tersendiri dari para peserta diklat terhadap kedua mentor dari yogja ini dalam memaparkan secara detail ilmu yang merupakan barang baru bagi kami, berikut kepada pemerintah Desa Pledo telah dengan keramahtamahan menerima dan menampung kami dan juga kepada teman teman sekalin bahwa karena adanya kegiatan ini maka kami dari Flores daratan juga bisa tau dan melihat Mekko karena selama ini kami juga belum tau mekko jadi bukan bapak dosen dari yogja saja yang baru tau tapi kami dari daratan Flores juga baru tau ini, ungkap Yosep Don Labuan saat dipersilahkan moderator untuk menyampaikan kesan dan pesan terhadap kegiatan pengelolaan sampah di Destinasi Wisata .

Dari kegiatan selama empat hari di Witihama menyiratkan kesan yang tidak mudah untuk dilupakan begitu saja seperti halnya pak Eko dengan pak Fattur Rahman bahwa Kita datang sebagai Tamu dan pulang sebagai keluarga . Pesan dan kesan dari kedua narasumber dari jogja ini memantik ibu sekertaris Disparbud Flotim Rin Riberu berharap bahwa pertemuan ini Tidak berakhir hari ini saja namun suatu hari nanti pak Eko bersama pak Fattur Rahman harus ke Larantuka lagi dalam memberikan kami ilmu pariwisata dengan ilmu Informatika Pariwisata di Florea Timur nanti , tutupnya .Naragere Bernard