16 Maret 2026

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Ketua DPRD Demak Ajak Orang Tua Perbaiki Pola Asuh Usai Kasus Bunuh Diri Bocah 13 Tahun

Spread the love

 

Demak, Tren24reportase.com – Ketua DPRD Kabupaten Demak, Jawa Tengah Zayinul Fata, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang bocah perempuan berusia 13 tahun di Mranggen yang diduga akibat bunuh diri. Ia mengajak para orang tua menjadikan peristiwa tragis ini sebagai pelajaran berharga untuk memperbaiki pola komunikasi dan pengasuhan terhadap anak.

“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kami sangat berduka atas kepulangan ananda. Ini adalah pukulan berat bagi kita semua. Kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi bagi kita para orang tua untuk memperbaiki pola asuh dan komunikasi di dalam keluarga,” ujar Zayin saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (14/2/2026).

Ia mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa siswi sekolah dasar tersebut. Menurutnya, tragedi ini harus menjadi alarm bagi semua pihak, terutama orang tua, mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental anak serta menerapkan pola pendidikan yang tepat di era digital saat ini.

Zayin menegaskan bahwa dalam mendidik anak, kekerasan verbal maupun fisik bukanlah cara yang tepat. Ia mengingatkan bahwa ajaran agama mengedepankan kelembutan dalam bertutur kata, bahkan saat menasihati atau menegur.

Lebih lanjut, ia berharap kasus ini membuka mata pemerintah daerah dan institusi pendidikan di Demak agar lebih peka terhadap kondisi psikologis siswa. Ia mendorong adanya pArtikel ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi Anda melakukan tindakan serupa. Jika Anda mengalami depresi atau bermasalah dengan kesehatan jiwa, tinggalkan artikel ini dan segera hubungi layanan kesehatan mental terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional.enyediaan ruang konseling yang ramah anak di sekolah maupun di tingkat desa, sehingga anak-anak yang menghadapi persoalan memiliki tempat yang aman untuk bercerita dan mendapatkan pendampingan.

“Anak-anak generasi saat ini memiliki tantangan yang berbeda. Mereka butuh didengar, bukan sekadar didikte. Mari kita ciptakan ruang aman di rumah dan lingkungan kita,” tegasnya.

Zayin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat pengawasan dan kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. (Parno)

Artikel ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi Anda melakukan tindakan serupa. Jika Anda mengalami depresi atau bermasalah dengan kesehatan jiwa, tinggalkan artikel ini dan segera hubungi layanan kesehatan mental terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional.

About Post Author