Lampung Timur, Tren24reportase.com – Doa’ Bersama Garda BMI dan Pembacaan Yasin juga Tahlil yang dilaksanakan dalam rangka memperingati 100 hari wafatnya Ibu Wasinah binti Darto dan 40 hari Alfan Baehaqi bin Sunaryo,”Buruh Migran lndonesia yang meninggal, Di Jepang.acara Ini diadakan di rumah dinas (Rumdis),”Bupati lam-tim , Desa Mataram Marga pada Jum’at malam,(4 Juli 2025).
Kegiatan yang diadakan oleh Garda Buruh Migran lndonesia,(BMI),atas dukungan penuh oleh ketua Ibu Ela Siti Nuryamah, kegiatan ini bukti nyata atas kepeduliannya terhadap, Pekerjaan Migran lndonesia (PMI) khususnya Di Lampung Timur.
Hadir dalam acara ketua PKB Ela Siti Nuryamah, ketua Garda BMI, Muhammad Amir, Sekjen PKB, Gunardi, Rida Rotul Aliyah, bendahara PKB, sekertaris Garda Bangsa Peto Sanjaya beserta kepala desa Sukadana Pasar Delly Solthoni, Kepala Desa Rantau Jaya Udik II Sugeng Riyadi dan PMI purna kecamatan Sukadana kabupaten Lampung Timur.
Sambutan ketua Garda BMI Muhammad Amir, Acara ini diharapkan menjadi momen penting bagi keluarga Almarhumah dan sahabat untuk mengenang kebaikan Ibu Wasinah dan Alfan Baehaqi selama hidupnya.
Selain menjadi acara ritual, momen ini juga akan membawa kembali kenangan indah tentang Almarhumah Ibu Wasinah, seorang sosok yang penuh kasih dan kebijaksanaan yang telah menyentuh hati banyak orang disekitarnya.Juga Alfan Baehaqi seorang pemuda yang patuh,dan taat semasa hidup kepada orang tuanya, jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, ketua Ibu Ela Siti Nuryamah yang juga selaku Bupati Lampung Timur, sangat peduli, karena Pejuang Devisa ini adalah pahlawan kita, yang perjuangannya harus kita apresiasi dan kita dukung. Saya mewakili Pemerintah daerah Kabupaten Lampung Timur turut berduka cita atas meninggalnya kedua Pekerja Migran, Ibu Wasinah dan Alfan Baehaqi yang meninggal dunia di Jepang.
Mewakili Pemerintah daerah ia juga memberikan perhatian khusus untuk PMI purna,juga memberi arahan untuk calon pekerja migran Indonesia (CPMI) keberangkatan pekerjaan Migran lndonesia untuk mengikuti prosedur yang Resmi,atau melalui lembaga pemberkatan Buruh Migran lndonesia yang memiliki legalitas, jelas nya.
Do’a bersama yang di pimpin oleh Gunardi. Surat Yasin dan Tahlil ini, berbagai doa dipanjatkan untuk mendoakan arwah Almarhumah Ibu Marsinah dan Alfan Baehaqi dengan harapan agar beliau diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT. Tak hanya doa, tetapi juga ada penceritaan tentang ajaran dan kenangan yang telah ditinggalkan, dengan harapan agar setiap kisah dan pelajaran hidup yang dibagikan dapat menjadi sumber inspirasi bagi yang ikut Yasin dan Tahlil.
Keluarga, kerabat, tetangga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengenang momen-momen indah yang pernah mereka lalui bersama Ibu Marsinah,dan Alfan Baehaqi. Momen ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan keteladanan hidupnya, serta dorongan bagi semua yang hadir untuk terus melanjutkan warisan kebaikan yang ia tinggalkan, menjadikan nilai-nilai yang ia pegang teguh sebagai pemandu dalam perjalanan hidup mereka masing-masing. (Decxy)
More Stories
Peternak Resah Akibat PMK Serang Sapi di Desa Bathin Betuah
HUT ke-14, Desa Mulyo Asri Gelar Pengajian Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Desa
Pemkab Demak Angkat 2.421 PPPK Paruh Waktu Formasi 2025, Bupati: Ini Bentuk Apresiasi atas Pengabdian