21 Februari 2024

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Tragis, Seorang Bocah Tewas Tertabrak Kereta Api

Spread the love

Kab.Bekasi, Tren24reportase.com-Jasad seorang bocah bernama Junaedi (14) hilang di kali Cilemah Abang, bekasi, Jawa Barat usai tertabrak kereta api di jembatan perlintas KA Kampung Pulo Kecil, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Selasa, 13 Desember 2022.

Menurut Atub Cahya Arsuta (16) teman korban menuturkan, awalnya ia dengan korban yang merupakan penghuni panti asuhan di bekasi dan teman sekolahnya itu tengah bermain di pinggiran rel kereta api.

Saat kereta api melintas, kata Atub korban berlari ke tengah di antara dua jalur rel persis di dekat jembatan perlintasan kereta api.

Tadi itu bertiga, mau nganterin temenkan pulang, nah sesudah itu motor itu mau di kembaliin dulu sama korban dan takutnya kejauhan, kami nunggu di sini sama temennya korban itu, sesudah itu dia balik lagi, tiba-tiba dia datang ke tengah langsung,” ujarnya.

“Kita ya ke sini biasa lah mau lihat kereta gitu, main-main,” lanjut Atub.

Sementara itu, menurut Dadih (42) salah satu warga yang berada di kebun miliknya tak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, ia mendengar teriakan minta tolong, karena penasaran ia mendatangi lokasi, dan melihat teman korban yang berteriak histeris.

Saya sedang berkebun dengar teriakan minta tolong dari teman korban itu, tolong teman saya tertabrak gitu teriakannya,” jelas Dadih.

Dadih mengaku, saat di lokasi ia hanya menemukan serpihan anggota tubuh korban bagian kepala, tetapi tubuh korban tidak ditemukan diduga terjatuh ke aliran kali Cilemah Abang.

“Setelah di cari sepanjang jalur kereta api dari arah timur ke barat kurang lebih 200 meter, tapi jasad korban tidak ditemukan.” ucapnya.

Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim yang tiba di lokasi mengatakan, polisi usai mendapati laporan masyarakat langsung mendatangi lokasi kejadian.

Saat di lokasi, polisi hanya menemukan bagian tubuh korban yang tercecer di rel, sedangkan bagian badan tidak lagi ditemukan.

“Benar, bahwa terjadi anak terserempet kereta kemudian jatuh ke kali, saat di TKP kita hanya menemukan ada serpihan bagian kepala korban, terus setelah kita pastikan betul adanya kita menghubungi tim Inavis Polres Metro Bekasi dan tim sar dari Brimob Den D Polda Metro Jaya, saat ini sedang dikerjakan untuk melakukan pencarian,” jelas Mustakim kepada awak media.

Menurutnya, saat ini tengah dilakukan pencarian terhadap jasad anak laki-laki siswa kelas 1 sekolah menengah pertama itu di aliran kali Cilemah Abang sekita lokasi kejadian, persis dibawa jembatan perlintasan kereta api tempat sebelumnya korban terlihat tertabrak kereta api.Dari Brimob Den D ada 11 personil Tim Sar yang sedang bekerja ya, dengan cara pencarian menyelam dan menyisir semoga cepat kita temukan.” ungkap Mustakim.(Red)

About Post Author