10 Agustus 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Buntut Dari Dugaan Pungli Di SMPN 2 Mandiraja Kabupaten Banjarnegara

Spread the love

Banjarnegara, Tren24reportase.com – Sebelumnya viral tentang berita Kepsek SMPN 2 Mandiraja yang diduga melecehkan profesi wartawan dengan menyebutkan bahwa wartawan adalah momok yang menakutkan bagi dunia pendidikan.

Kejadian bermula saat kepsek SMPN 2 Mandiraja sebarkan foto anggota wartawan Reportase Nasional Group dengan narasi “Hoax” Karena merasa tidak terima dengan berita yang ditayangkan oleh media Reportase Nasional Grup.

Video Pernyataan permintaan maaf dari Supono Kepala Sekolah SMPN 2 Mandiraja

Merasa profesinya di lecehkan anggota wartawan Reportase Nasional Group langsung mengklarifikasi dengan yang bersangkutan, dengan maksud tujuan mempertanggung jawabkan ucapan kepsek SMPN 2 Mandiraja.

Kejadian ini sangat tidak elok, seorang kepala sekolah yang menaungi para Pendidik, kaum intelektual dan akademisi memberi contoh ucapan dan perilaku sarkastik. Pantasnya omongan itu keluar dari mulut Kepala Preman.

Wartawan itu satu profesi yang dalam bertugas diatur oleh undang- undang khusus, yakni UU No 40 tahun 1999 tentang Pers. “Siapapun yang secara sengaja menghalangi, apalagi mengancam, bisa kena Pasal UU Pers. Sementara tindakan ancaman itu sendiri bisa kena Pasal UU Hukum Pidana.” ungkap Dewi Ratih wartawan tren24reportase.

Namun Tidak lama dari pernyataannya tersebut, 16/7/22, Kepsek SMPN 2 & 1 Mandiraja meminta maaf. “Saya selaku Kepala sekolah dan mewakili kepalas sekolah yang lain meminta maaf kepada rekan-rekan yang merasa telah dirugikan dengan kata-kata saya yang membuat teman-teman media, wartawan lainnya kurang berkenan. “Ucapnya di hadapan beberapa wartawan.

Dengan kejadian ini semoga bisa membuat kita lebih bijak, dan kembali berfikir jernih agar tidak ada kesalahpahaman dikemudian hari. (Ratih)

About Post Author