4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Melody Sinaga, Ketua PWI Bekasi Raya : “Pemkab Jangan Melempem !!!”

Spread the love

Kab Bekasi, Tren24reportase.com – Ada Sekitar 500an lebih pengembang (Perusahaan Pembangunan Perumahan) di Wilayah Kabupaten Bekasi belum menyerahkan fasilitas sosial dan fasilitas umumnya kepada pemerintah daerah kabupaten Bekasi, ungkap Melody Sinaga selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bekasi Raya di ruang kerjanya, Jum’at, 17/6/22.

Pasalnya, Ketua PWI Bekasi Raya ini mengaku cukup lama mengamati persoalan Fasos Fasum yang menurutnya sampai saat ini masih cukup banyak pengembang yang belum menyerahkan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Lebih lanjut, Melody Sinaga menjelaskan, jika persoalan Fasos Fasum Ini sebenarnya sudah berpuluh tahun hingga sampai saat ini belum juga bisa diselesaikan oleh pemerintah Daerah dan untuk persoalan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah seharusnya tegas dan tidak melempem serta punya kemauan untuk menyelesaikannya, ungkapnya.

Kewajiban pengembang akan hal Fasos Fasum itu sudah diatur dalam Perda Kabupaten Bekasi. Seperti tentang penyelenggaraan penyerahan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan (Perda 9 tahun 2017).

Selanjutnya, berkaitan dengan hal tersebut juga kata Melody, guna menindaklanjuti hasil rapat pada tahun 2021 yaitu rapat Korsupgah KPK 7/3/21 terkait mengenai Fasos Fasum Perumahan yang berasal dari para pengembang yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi harus ditindak lanjuti agar persoalan Fasos Fasum ini terang benderang, ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi saya minta harus berani dan tegas dalam hal ini agar bisa diketahui mana saja Pengembang yang belum menyerahkan Fasos Fasumnya kepada Pemkab Bekasi dan kemungkinannya bisa saja ada yang sudah dikomersilkan oleh oknum-oknum, paparnya.

Dari kurang lebih 500 an Pengembang, berdasarkan Blok Plane yang ada pada catatan saya, baru hanya sekitar kurang lebih 50 an Pengembang yang sudah menyerahkan kewajiban Fasilitas Sosial (fasos) dan Fasiltas Umumnya (fasum) kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi “gila’kan” ujar Ketua PWI Bekasi Raya geram mengakhiri dan berjanji akan mengungkap Perusahaan Pengembang mana saja yang “bandel” tersebut, pungkasnya. (Red)