4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Luar Biasa !!! Tersangka Penganiayaan di Kudus Masih Bebas Berkeliaran

Spread the love

Kudus, Tren24Reportase.com – Kasus penganiayaan yang melibatkan korban di bawah umur MLF bin SR warga desa temulus kecamatan Mejobo sudah dilimpahkan oleh penyidik Polres Kudus ke Kejaksaan Negeri Kudus.

Photo : Permohonan keadilan dari orang tua korban dengan Kejaksaan Negeri Kudus

Video yang dibuat orang tua korban sempat viral di sosial media beberapa hari yang lalu. Dalam video diceritakan keluh kesah orang tua korban kepada aparat penegak hukum agar kasus yang menimpa anaknya segera diusut tuntas, karena sejak melaporkan kasus pada tanggal 2 desember 2021 hingga kini pelaku hanya ditetapkan sebagai tersangka, namun belum juga dilakukan penahanan.

Video orang tua korban penganiayaan yang meminta keadilan dari Kapolri hingga Presiden Jokowi

Keluarga korban merasa tidak mendapat keadilan dalam kasus ini, sungguh sangat memprihatinkan sangat sulit mencari keadilan di negeri ini, hingga upaya orang tua korban membuat vidio tersebut berharap sampai ke Kapolri dan Presiden.

Menurut keterangan, terduga tersangka ada 2 orang namun yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik hanya 1 orang inisial MN sementara inisial DS lolos dari jeratan hukum.

Berkas perkara sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kudus, keluarga korban berasama dengan beberapa awak media bertandang ke Kantor Kejari Kudus guna mempertanyakan kepastian hukum melanjutkan usahanya mencari keadilan.

Sesampaianya di Kantor Kejari , rombongan keluarga korban dan awak Media diterima oleh Kasi Pidum,Kasintel dan Jaksa penuntut umum yang menanganinya di ruang Kasintel.

SM selaku ayah korban mengatakan harapanya kepada para petinggi di lingkup Adhyaksa Kudus, ” kami dari rakyat kecil hanya ingin mendapatkan kepastian hukum dan pelaku segera diadili dan diberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku ” , ucap sang ayah korban penuh harap.

Kemudian awak media Tren24reportase mempertanyakan sampai dimana kasus tersebut, dan oleh Jaksa Penuntut Umum Ahmad Muhklisin, SH menjelaskan bahwa memang benar berkas sudah dilimpahkan, ” berkas dengan tersangka MN memang sudah kami terima namun setelah kami cermati alat bukti masih minim jadi kami kembalikan ke penyidik untuk diperkuat lagi ” , ungkapnya.

Lanjutnya lagi, ” selama saya jadi jaksa tidak pernah ada tersangka yang lolos, namun saya harus cermat dan berhati-hati, dengan korban yang separah itu saya juga harus bisa memberikan keadilan, jadi teman – teman media dan korban tidak usah khawatir, keadilan akan kami tegakan” tegasnya.

Kasi Pidum Baharudin, SH Mengungkapkan hal senada bahwa jejak Ahmad Muklisin,SH tidak usah diragukan lagi, sama dengan ucapan Kasintel, para petinggi di Kejaksaan Negeri Kudus memberikan pernyataan yang serupa bahwa pelaku harus mendapat hukumanya karena sewaktu kejadian korban masih dibawah umur maka berlaku lex specialis dijerat dengan pasal 80 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman 5 tahun penjara. (Red)