4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Wartawan Ditikam OTK, Polisi Diminta Usut Tuntas

Spread the love

Medan, tren24reportase.com – Penganiayaan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini dialami wartawan media online lensamedan, Reza Fahlepi (22). Warga yang tinggal di Lingkungan VI, Kelurahan Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara itu mengalami luka tikam di bagian kaki paha sebelah kanan. . mengalami di tusuk Orang Tak di Kenal (OTK) bagian paha sebelah kanan. Pelakunya Orang Tak dikenal (OTK). Sabtu dini hari, (11/06/2022) sekitar pukul 01.00 Wib.

Kejadian penikaman tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Labuhan Ruku dengan membawa surat Visum dari pihak Puskemas Labuhan Ruku, Sabtu (11/06/2022).

Ceritanya berawal dari Reza yang membuntuti sepeda motor warna putih tanpa nomor Polisi. Sebelumnya Reza pernah dianiaya orang yang menggunakan sepeda motor yang sama.

Merasa curiga, korban Reza terus mengikuti sepeda motor Scoopy putih tanpa no Polisi yang saat itu ditumpangi dua pria berboncengan dan mengenakan masker.

Pengintaian terus dilakukan Reza hingga sampai ke daerah Kayu Ara Desa Pahang.

“Sesampainya di wilayah perkebunan sawitan, sepeda motor Scoopy tersebut hilang, dan saya pergi ke arah Desa Benteng. Namun saat putar balik mengarah pulang, tiba-tiba dari belakang muncul sepeda motor yang keluar dari sawitan dengan dua orang penumpang yang berboncengan. Setelah berdekatan, saya langsung ditikam dan mengenai kaki paha sebelah kanan”, jelas korban.

Dengan kondisi darah bercucuran, korban pulang ke rumah menemui orangtuanya dan korban dilarikan ke klinik terdekat (Klinik Faisal-red). Korban Reza mengalami luka tusukan senjata tajam sedalam 3 cm. Penganiayaan yang dialami wartawan sebanyak 2 x itu diduga dipicu soal pemberitaan yang ditayang.

Terpisah, Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Batu Bara (IPMBB), Darmawan Sarianto Nasution meminta agar pihak Polsek Labuhan Ruku yang menerima laporan orangtua korban segera menangkap pelaku penikaman terhadap Reza.

“Penikaman pertama kita anggap sebagai kecelakaan atau ketidak sengajaan, atau mungkin juga salah orang, ternyata ini sudah kedua kalinya, kami menduga ada tindakan perencanaan pembunuhan,“ tegas Ketua Umum IPMBB, kata Darmawan.

Hal yang sama juga dilontarkan Ketua Karang Taruna Desa Pahang, Khoiri Nawawi.

“Kami meminta kepada pihak Polsek Labuhan Ruku agar segera mengusut tuntas pelaku penusukan korban Reza ini,“ harap Nawawi.

Sementara, pimpinan beserta jajaran Redaksi Media Online Lensamedan mengutuk keras peristiwa penusukan yang diduga sudah terencana dilakukan OTK kepada salah seorang awak medianya.

“Kami meminta kepada pihak Kepolisian Sektor Labuhan Ruku agar segera mengusut tuntas kasus penusukan terhadap awak media kami yang kedua kalinya ini”, tegasnya.(Man)