1 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Prof. Otto Hasibuan Klaim sebagai Pengusul Munas Penyatuan PERADI

Spread the love

Jakarta, Tren24reportase.com – Kepengurusan PERADI Prof Otto Hasibuan Klaim sebagai Pengusul Munas Penyatuan Peradi, Jumat, 20 Mei 2022.

Usulan itu bukan datang dari Juniver Girsang, usulan itu dari kami,” kata  Prof. Otto Hasibuan saat konferensi pers di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (20/5/2022). Bahkan Prof. Otto Hasibuan juga menjelaskan pihaknya telah melakukan langkah konkret dengan mengirimkan surat resmi kepada PERADI pimpinan Juniver dan PERADI Rumah Bersama Advokat (RBA) yang dinakhodai Luhut Pangaribuan. Surat tersebut mengajak kedua pihak untuk menyelenggarakan munas bersama.

Prof. Otto Hasibuan menanggapi soal usulan dilangsungkannya sistem one man one vote dalam munas tersebut. Dia menyampaikan, mekanisme itu sebetulnya tidak diatur dalam anggaran dasar PERADI, hanya saja, Prof. Otto Hasibuan menekankan, demi persatuan organisasi tersebut, dia tidak mempermasalahkan. “Akhirnya kita jawab terima kasih Pak Juniver Girsang dan Pak Luhut (Pangaribuan) kami terima tawarannya, mari kita bermunas dengan cara one man one vote seperti keinginan Anda,” tegasnya.

Prof Otto Hasibuan lantas menyoroti soal sejumlah persyaratan yang kembali diajukan. Salah satunya adalah soal larangan terhadap sejumlah kalangan untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum pada munas tersebut. Juniver mengatakan yang ketua-ketua tidak boleh calon. Loh, bagaimana bisa terjadi munas seperti itu?,” tanya Prof. Otto Hasibuan. “Bagaimana demokrasi bisa berjalan seperti itu ? Masa orang mau munas melarang si anu enggak boleh ikut. Nah, jadi kami berpikir, ini gimmick saja dari mereka. Enggak sungguh-sungguh mau bermunas,” lanjutnya. Diberitakan, PERADI SAI mendorong terselenggaranya munas bersama antar organisasi advokat. Forum tersebut diharapkan Peradi SAI menjadi sarana untuk mengakhiri polemik dan klaim kepengurusan organisasi advokat.“Munas bersama sebagai awal proses penyatuan PERADI dan mewujudkan officium nobile advokat,” papar Ketua Umum Peradi SAI, Juniver Girsang dalam keterangan pers yang diterima. Bahkan selanjutnya sebagai buktinya, Prof Otto Hasibuan memaparkan setiap advokat yang hendak bekerja ke luar negeri dipastikan meminta rekomendasi dari dirinya sebagai ketua PERADI dapat mengeluarkan Certificate of Good Standing yang dimana salahsatu dari rekan beliau ya itu saudara Hotman Paris Hutapea.

Soal putusan kasasi dalam gugatan yang diajukan Bendahara Peradi Deli Serdang, Alamsyah, Prof Otto Hasibuan mengatakan pihaknya sampai saat ini belum menerima salinan putusan tersebut. Sekalipun putusan itu benar menyatakan AD DPN PERADI tidak sah, Prof. Otto Hasibuan menegaskan pihaknya sudah berdamai dengan Alamsyah dan sepakat untuk mengesampingkan putusan itu. Artinya putusan itu sudah tidak berarti lagi bagi para pihak (non-executable). 

Prof Otto Hasibuan menegaskan Peradi yang dipimpinnya sebagai organisasi advokat yang sah secara hukum dan dikuatkan melalui putusan pengadilan. “Jangan ragu, saya pastikan keabsahan kepengurusan (DPN Peradi, red), kartu tanda advokat, dan pendidikan khusus profesi advokat saya jamin yang paling sah,” tegasnya. (Adsp)