17 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Diduga, Banyak Kejanggalan Dalam Penggunaan Anggaran

Spread the love

Kab. Bogor, Tren24reportase.com – Didalam era demokrasi dan keterbukaan imformasi publik, sangat disayangkan masih ada oknum kepala Desa yang tidak melakukan keterbukaan soal penggunaan anggaran.

Hasil komfirmasi dilapangan, anggaran yang dialokasikan membangun jalan lingkungan di kampung Situ Desa Jayararja Kecamatan Sukajaya Kabupaten Bogor. Adapun hasil pembangunan sangat mengecewakan karena diduga dikerjakan dengan asal-asalan. Imformasi dari masyarakat yang melaksanakan pekerjaan dilapangan ditangani langsung oleh kepala Desa.

Saat melaksanakan pekerjaan, warga tidak melihat ada papan informasi dana anggarannya. Warga tidak mengetahui sumber dana dari mana, berapa nilainya, dan berapa volume, ketebalan dan lebar yang dikerjakan. Kami warga tidak mengetahui soal pembangunan jalan lingkungan dibangun baik dananya maupun yang harus dikerjakan, yang tau pihak desa, unggah warga. Kwalitas jalannya bengini adanya.

Belum lama juga ada masalah tentang penyaluran Bansos. Bantuan subsidi minyak goreng yang nilai Rp 500 ribu, akan tetapi Rp 200 ribu diminta oleh pihak desa, katanya mau dibelanjakan untuk minyak goreng. Menunggu berapa hari baru diserahkan minyak gorengnya, Uang yang Rp 200 ribu ada yang dikasi 7 liter minyak goreng, berapa harganya per liter, ini sama saja harga mencekik” pungkasnya. Insial UN kepala Desa Jayaraharja, beberapa kali ditemui kekantor, terakhir pada 10/5/22, Kepala desa selalu tidak berada di kantornya.

Kepala Desa terkesan sulit ditemui ungkap salah satu staf desa yang mengaku membidangi bansos didesa Jayaraharja. Dirinya tidak mengetahui berapa bugjed anggaran yang dialokasikan membangun jalan lingkungan di Kampung Setu.

Saya tidak berani mengeluarkan statemen, soal anggaran jalan lingkungan yang di alokasikan ke Kampung Setu, takut salah, unggahnya. Silakan saja ke Kepala Desa, atau Sekdes, hari ini pak Kades sama sekdes sedang tidak hadir tambahnya. Soal uang bantuan minyak yang nilainya Rp.500 ribu, benar dialokasikan rp 200 ribu untuk Migor, benar dikasikan 7 liter, ” tambahnya. Awalnya mau kita kasikan 8 liter ada mis dengan salah oknum BPD, mendengar didesa lain hanya dikasi 7 liter kita mengikutin ” yang banyak’ pada saat penyaluran Migor, saya tidak ada, sedang membawa warga ke rumah, sakit, ada warga yang sakit.

Warga Desa Jaya Raharja menerima bantuan sufsidi minyak goreng ada 350 Kpm, pungkasnya. Jika dikalikan 350 x.25000, per KPM berapa ia uang warga miskin yang terkumpulkan, hitung saja sendiri.

Sulit Kades Jayaraharja ditemui, tim menemui, Camat Sukajaya, , yang menerima,reportase , Sekcam kecamatan, Tirta Sekcam kecamatan Sukajaya, menjelaskan nanti akan ada verifikasi dan belum dilaksakan. Nanti tim akan turun kebawah, memang sudah mendegar. Mengenai Bantuan Bansos, pungkasnya. (Aripin Lubis)

.