4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Oknum Anggota Dewan Di Demak Diduga Terima Setoran Uang Parkir, Pengelola Parkir : Itu Tidak Benar

Spread the love

Demak, Tren24reportase.com – Menanggapi soal beredarnya pemberitaan oknum anggota DPRD Demak terima setoran uang parkir tidak dibenarkan oleh Mustakim yang mewakili Ngafi selaku pihak pengelola parkir pasar Mranggen Demak. Menurutnya tidak ada hubungan dengan anggota Dewan terkait pengelolaan parkir di pasar.

“Kita ini cuman diminta merekrut atau membantu pada mereka (Jukir) supaya bisa bekerja, terkait berita oknum anggota dewan terima setoran uang parkir itu tidak benar” Ungkap Mustakim saat didampingi Ngafi di Kota Demak, Kamis (7-4-2022).

Mustakim menjelaskan, kontrak yang dilaksanakan dengan Dishub Demak sebesar 338 juta yaitu dengan perjanjian per 3 bulan atau setiap 3 bulan perpanjangan perbulan 28 juta. Namun pada bulan pertama 2022 pihak juru parkir hanya membayar 24 juta dan bulan Februari 14 juta, sedang dibulan 3 Maret belum ada pembayaran sama sekali.

“Ketika kami memberikan juru parkir itu diangka 35 juta perbulan hal yang wajar, karena kita ini juga pekerja” jelasnya.

Tidak habis pikir, lanjut Mustakim, kenapa para Juru Parkir (Jukir) sampai melaporkan atau memviralkan masalah tersebut. Padahal mereka sendiri juga bermasalah terkait setoran yang tidak genap. Sedangkan mengenai setoran rekening ke anggota dewan, menurutnya pembayaran hutang pihak jukir kepada anggota dewan yang sudah menutup pembayaran ke Pemda sebesar Rp 84 juta.

“Saya akan kordinasi pada mereka bagaimana nanti yang terbaik, kalo ini tidak bisa diselesaikan mungkin jalan hukum yang kita tempuh. Karena ini sudah mencemarkan nama pihak ketiga atau pihak lain” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak Dwi Heru mengungkapkan penunjukan rekanan pengelolaan parkir di pasar Mranggen sudah sesuai peraturan daerah no. 3 tahun 2020 tentang penyelenggaraan parkiran di wilayah Demak dan kerjasamanya bisa melalui penunjukan.

“Setoran ke Dishub mereka setor 3 bulan sekali dengan nominal setiap setoran dari 338 juta dibagi 4” pungkasnya. (Parno)