4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Gara-Gara Senter, Adik Kandung Tega Habisi Nyawa Kakak Kandung

Spread the love

Flores Timur, Tren24reportase.com – Kejadian Naas menimpa Bapak Mikhael Latu Masan (55) yang ditemukan tersungkur bersimbah darah dibacok oleh Adik Kandungnya Yohanes Demon Nama (40), sekitar pukul 19.35 WITA, Kamis 07 April 2022.

Informasi yang didapat oleh awak media tren24reportase.com dari Keluarga pelaku dan korban mengatakan, bahwa pelaku yang dikenal gangguan mentalnya sudah sekian lama, semenjak pulang dari Sabah Malaysia tiga tahun lalu. Perilakunya yang seperti orang depresi jiwanya ini membuat seluruh keluarga dan masyarakat Desa Balaweling menerimanya sebagai ‘Orang stres’ dan hanya karena lampu senternya tidak menyala saat ingin munyuluh ikan di danau ‘ ikawai’, Pelaku terus balik kanan pulang ke rumah sore tadi.

Dengan tidak bertanya lagi kepada abangnya almarhum Latu Masan, pelaku dengan penuh amarah mencincang sepatu boot milik abangnya, melihat perilaku adiknya ini si korban beradu mulut beberapa saat. Pada kesempatan bersamaan pelaku dengan parang ditangannya langsung membacok kepala abangnya, dan sebagian daging kepala belakang sebelah kiri terus gelinding ketanah, melihat abangnya tak berdaya lagi, pelaku terus menuju ke rumah tokoh adat dusun 2 Nika untuk menyerahkan parangnya.

Hingga berita ini diturunkan pelaku sudah diantar ke Polsek Adonara di sagu oleh beberapa Keluarganya bersama-sama dengan anggota polsek Adonara malam ini juga. Menurut salah seorang keluarganya bahwa korban hendak mandi dan belum sempat membuka bajunya, mendadak Adiknya dari belakang terus membacok kepala korban pada bagian kiri bagian telinga melayang, hingga meretas ke bahu kiri. Tebasan berikut pada lengan kirinya Saat korban tak berdaya lagi terjerembab jatuh seketika, pelaku terus membabibuta hingga luka pada pundak dan tengkuk bagian kiri menganga terbuka lebar mengerikan, sementara pelakunya diamankan oleh Stanislaus Tupen Rara di rumahnya bersama Aparat Kepolisian dengan Babinsa Kecamatan Witihama Bati Tuud serma Rafael Rain Beren. Rencananya korban dimakamkan pada hari jumat 08 April 2022 pukul 10:15 wita. (Bernard)