18 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Merasa Kematian Anaknya Tidak Wajar, Orang Tua Rehan Minta Polisi Usut Tuntas

Spread the love

Kab. Bogor, Tren24reportase.com – Keluarga korban ”Rehan” korban dari kecelakaan lalulintas pada 8 Maret 2022 lalu. Irma selaku orang tua merasa bahwa kematian anaknya itu bukan hanya karena kecelakaan dikarenakan ditemukan banyaknya luka bacokan ditubuh anaknya.

Merasa ada yang janggal ”Irma” ibu dari Rehan meminta Kapolres Bogor agar segera mengusut tuntas atas kematian anaknya yang sangat tidak wajar. ”Kematian anak saya itu tidak wajar, saya tidak rela , saya berharap aparat hukum mengungkap jelas kematian anak saya itu ujarnya”. Saya meminta keadilan , anak saya itu bukan kecelakaan ” tambahnya. Saya juga curiga ada yang menyampaikan kabar anak saya di rumah sakit kecelakaan lalulintas. Orang yang menyampaikan ke saya itu langsung kabur menghilang,’ tambahnya.

Kecurigaan saya semakin tinggi , melihat anak saya itu penuh dengan luka bacok di bagian belakang badan” lanjutnya. Anehnya lagi ada yang menyampaikan Rehan tidak usah di visum, alasannya waktu visum panjang , apa benar visum itu waktunya panjang ” ucapnya.

Anak saya Rehan sekolah di MTSN Babakan Sirna kelas 9, Meninggalnya di RSUD Leuwiliang Selasa (08/03/2022) Kejadian na’as itu terjadi di depan RS Assyifa” ucapnya sambil menangis.

Anak saya sudah tiada, siapa yang harus bertanggung jawab, harapan saya ke Kapolres Bogor untuk mengusut tuntas atas kematian anak saya pelakunya harus segera di tangkap dan di adili ”harapnya.

Asep selaku Humas MTSN Babakan Sirna membenarkan atas berita kematian Rehan siswa dari Mtsn tersebut. Kami juga sudah tau meninggalnya Rehan, kami mendapat telepon dari seseorang , ungkapnya. Informasi kejadiannya malam , diluar jam sekolah. Kami juga sangat terpukul atas kejadian itu , sehingga menimbulkan korban jiwa siswa Mtsn Bababakan Sirna ” tambahnya. Informasi yang kami dapat meninggalnya disebabkan Korban Tauran, tapi itu masih simpang siur, pihak sekolah juga sedang mendalami peristiwa kematian meninggalnya Rehan.

Dari pihak sekolah masih kesulitan mendapatkan informasi dari orang tua korban, karena masih trauma, Mendengar kabar siswa kami atas nama Rehan meninggal, kami langsung mendatangi rumah korban, pada saat kami kesana sudah mau di sholatkan . Kami juga masih tanda tanya penyebab atas meninggalnya Rehan. Rehan siswa nya baik , dan ramah, ucap wali kelas rehan. (Aripin Lubis)