18 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Ketua Primkop TKBM Pelabuhan Belawan Sesalkan Tudingan PT. SAN

Spread the love

Belawan | tren24reportase.com- Pengurus Primer Koperasi (Primkop)TKBM Pelabuhan Belawan Upaya Karya melalui ketua Sabam Parulian Manalu bantah tudingan pihak PT. Sukses Aulia Niaga (SAN) yang sebut TKBM kurang profesional. Sabam didampingi wakilnya Ganda Simbolon sesalkan tudingan miring yang dilontarkan kepada anggotanya. Kamis (17/02/2022) pukul 16.00 Wib.

“Kalau memang anggota kita bekerja tidak profesional silahkan ajukan konflin kepada kita, akan saya tindak anggota saya itu bila perlu mandornya kita copot,” tegas Sabam.

Menurut Sabam, apa yang disampaikan pihak PT. SAN yang dilangsir sejumlah media online dapat membuat konflik horizontal bagi warga Medan Belawan.

“Jangan benturkan warga Belawan dengan Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan, karena kita bekerja secara aturan berdasarkan hukum yang berlaku,” sambung Sabam.

Pihaknya (Primkop TKBM Upaya Karya-red) dalam waktu dekat akan memanggil PT. SAN dan beberapa intansi untuk meminta penjelasan terkait stetmen pihak PT. SAN di media online dan cetak yang dinilai bermuatan konflik.

“Senin depan saya akan undang PT. SAN, Polres Belawan dan Otoritas Pelabuhan. Kita akan jabarkan aturan yang ada terkait bongkar muat di Pelabuhan Belawan,” jelasnya.

“Kalau pihak PT. SAN tidak ada niat baik, saya tegaskan akan membawa masalah ini ke jalur hukum”, tegas Sabam Parulian Manalu yang diaminkan pengurus Primkop TKBM Upaya Karya lainnya.

Sebelumnya, PT. SAN yang beralamat Jalan Cileduk No 1 Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan di bawah pimpinan Yudha Nugraha berencana membongkar sekitar 2.500 ton semen dari Kapal Motor Bonsu dengan menggunakan buruhnya sendiri. Bongkar semen itu direncanakan di dermaga 202 pasa Selasa (15/2/2022) sekira jam 11.00 WIB kemaren.

Meskipun pihak PT. SAN terkesan ngotot, namun rencana bongkar semen dengan tenaga kerja sendiri itu gagal. Keinginan pihak PT . SAN dihadang beberapa stake holder yang berkompeten di Pelabuhan Belawan seperti Otoritas Pelabuhan dan unit usaha jasa bongkar muat (UUJBM).

Pihak PT. SAN di bawah kendali M. Yudha Nugraha terkesan paksakan diri melakukan bongkar semen dengan tenaga kerja yang disiapkannya. Akibatnya, adu mulut tidak terhindarkan dan nyaris bentrok dengan buruh bongkar muat yang teregistrasi di Otoritas Pelabuhan Belawan.

Belakangan terungkap kalau PT. SAN yang disebut sebut perusahaan milik orang berpengaruh di kota Medan itu masih punya sangkutan lama upah bongkar muat buruh TKBM Pelabuhan Belawan yang hingga kini belum diselesaikan.

Hingga berita ini diturunkan ke meja redaksi, Direktur PT. SAN M. Yudha Nugraha belum berhasil dikonfirmasi. (Man)