17 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Masyarakat Desa Siwuluh Berbondong-bondong Sikapi Jalan Klampok – Sitanggal Yang Rusak Parah

Spread the love

Brebes, Tren24reportase.com – Warga Masyarakat Desa Siwuluh bersama dengan Ormas PP, Banser dan LSM GMBI, Berbondong-bondong dalam rangka menanam Pohon pisang di jalan Penghubung dua Kecamatan. Larangan dan Bulakamba yang rusak parah, Juma’t, 11/02/2022.

Sudirman selaku Ketua LSM GMBI Pokja Desa Siwuluh menyampaikan hal tersebut, bentuk penanaman pohon pisang itu sendiri bukan asal asalan tetapi atas kesepakatan bersama antara tokoh masyarakat Desa setempat bersama tokoh Pemuda Desa Siwuluh, juga Ormas Pemuda Pancasila, Banser dan tokoh Ulama, sebagai bentuk berinisiatif agar pengendara sepeda motor jadi lebih berhati-hati, dalam berjalan di jalan yang rusak tersehut, dikarenakan jalan tersebut banyak lubang-lubang. Warga bersama Ormas PP dan Lsm GMBI pun memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut, juga tetap dalam penerapan PROKES. “Ucap, Sudirman Ketua Pokja Lsm GMBI Desa Siwuluh.

“Mudah-mudahan ada perhatian untuk, Bupati dan SKPD terkait demi kelancaran arus transportasi barang dan jasa untuk kepentingan kita bersama”,

Tokoh Masyarakat yang tidak mau disebut namanya, menuturkan hal tersebut. Curah hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah Kecamatan Bulakamba dan Larangan yang dataran Rendah menyebabkan akses jalan yang menghubungkan Dua Kecamatan Kecamatan Bulakamba, Larangan. Ini rusak parah dan sangat, memprihatinkan juga ketika curah hujan banyak terjadi genangan air kurang lebih 1 meter.

Sebagai wujud kekecewaan masyarakat atas kerusakan jalan yang sudah sangat parah sehingga sangat was was dan berhati hati saat melintasi jalan ini, jangan sampai menimbulkan korban kecelakaan, masyarakat menanam pohon pisang serta di ruas jalan yang sudah sangat susah mau melewati kendaraan roda dua dan roda empat.

Malahan kami lihat jalan yang masih layak terus ditingkatkan dan dibuat mulus, padahal jalannya masih bagus, layak dan tidak berlubang dibandingkan dengan jalan kami di dataran rendah yang sudah rusak parah apalagi di musim hujan seperti ini, tandasnya. (Kanipah)