2 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Kecelakaan Maut di Tanjakan Cirampas, Korban 1 Meninggal 3 Luka Berat 16 Selamat

Spread the love

Karawang | Tren24reportase.com-Seorang meninggal tiga luka berat dalam kecelakaan maut di Tanjakan Cirampas, Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Februari 11/2/2022.

Baik korban meninggal maupun luka berat yaitu seluruh siswa SMK Karya Utama Karawang, yang akan melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di sebuah villa di kampung Jayanti Desa Mekarbuana.

Lilis salah satu Siswi yang Selamat Mengaku Shock Setelah Kejadian,l.Informasi di lokasi kejadian, kendaraan jenis elf berangkat dari Warungbambu, Klari, Karawang membawa 20 siswa.

Sampai ditanjakan sebelum villa Arab kendaraan ternyata gagal menanjak, hingga mobil mundur dan terpelanting hingga ke jurang persawahan milik warga.

Sekretaris Desa Mekarbuana Calis, membenarkan ada kecelakaan kendaraan jenis elf dilokasi itu.

Siswa itu rencananya akan melaksanakan LDKS di villa pak Mawi diatas (Kampung Jayanti)
tapi mobil tidak kuat menanjak sehingga terjadi kecelakaan,”kata Calis.

Diakui Calis, bahwa dilokasi itu kerap terjadi kecelakaan, tapi kejadian mobil rombongan siswa itu yang cukup parah sejauh yang dirinya ketahui.salah seorang siswa yang ikut rombongan, Lilis mengaku syok dengan kejadian itu, terlebih kawannya menjadi korban yang cukup parah.

Kami sangat kaget, mobil ketika nanjak lalu mundur lagi, didalam kami cukup panik dan akhirnya mobil terjun ke jurang,” Ucap,
Lilis

Sementara sopir Elf Ace Baehaki ketika di konfirmasi mengungkapkan, mobil meluncur mundur dengan ban pun tidak menapak akibat tidak kuat menanjak.

Dan remnya, sambung Ace tidak kuat menahan beban kendaraan. Dan diakui Ace bahwa rem tangan pun tidak mampu menahan.

Hanya mengandalkan rem kaki saja, tapi tetap saja tidak kuat. Saya juga berupaya untuk memundurkan kendaraan tidak ke arah jurang kiri, karena panik saya tidak tahu kendaraan mundur mengarah ke mana ,”kata Ace.

Sampai berita ini diturunkan petugas kesehatan dari Puskesmas Loji, masih terus membawa beberapa siswa yang alami luka berat dan ringan.(Agus)