18 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Unit Pendidikan Alwasliyah Medan Belawan Diambil Alih MP.PB, PC Belawan Harapkan Pengurus Pusat Dengarkan Keluhan Bawah

Spread the love

Belawan | tren24reportase.com – Kisrus di tubuh Perguruan Al Jam’iyatul Washliyah di Belawan semakin kusut. Pimpinan Cabang (PC) Alwasliyah Kecamatan Medan Belawan harapkan Majelis Pendidikan Pengurus Besar (MP.PB) Alwasliyah dengarkan keluhan tingkat bawah. Kamis (10/02/2022) pukul 13.00 Wib.

“Khusus Cabang Belawan, 1 April 2018 yang lalu, tentang pemilihan kepengurusan Cabang Belawan Alwasliyah dimenangkan H. Sutiono dan kawan-kawan. Tapi sampai saat ini Pengurus Daerah tidak keluarkan SK atas hasil musyawarah itu”.

Demikian dikatakan wakil ketua PC Alwasliyah Kecamatan Medan Belawan, Badrul Alkholidi saat diwawancarai wartawan Medan Utara di Belawan, Kamis (10/02/2022).

Menurut PD Alwasliyah lanjut Badrul Alkholidi, ada pelanggan PU yang mengatakan 2 periode tidak boleh menjadi pengurus cabang.

Kami datangi PD Alwasliyah untuk melakukan musyawarah ulang, namun tidak dikabulkan, bahkan PD membentuk pengurus sementara dan lain sebagainya. Parahnya lagi mereka membentuk musyawarah ulang dengan membentuk ranting-ranting di Belawan, jelas Badrul.

Masih dikatakan Badrul, karena tidak ada keputusan maka kami mengadukan hal tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Medan, dan putusannya PN Medan menetapkan agar PD Alwasliyah mengeluarkan SK hasil musyawarah tersebut. Begitu pula hasilnya di tingkat banding di Pengadilan Tinggi Medan. Namun PD Alwasliyah melanjutkan ke tingkat Kasasi di Jakarta, beber Badrul.

“Di tingkat Ibtidaiyah dan SD tidak ada masalah. Begitu pula di tingkat SMP dan Tsanawiyah, masalah sudah diselesaikan di Pengadilan. Kepala sekolah yang di SK kan PD Alwasliyah protes ke Pengadilan. Ternyata putusan pengadilan Negeri Medan menetapkan mereka (Nurwahabi dan Zulkifli-red) sebagai guru biasa, dan sudah dipekerjakan, tapi sampai sekarang mereka itu tidak masuk. Inilah yang menjadi kendala, kalau begini caranya seperti ada beberapa kepentingan”, kata wakil PC Alwasliyah Kecamatan Medan Belawan.

Majelis Pendidikan Pengurus Besar (MP.PB) Alwasliyah melalui wakil Sekretaris, Guntur Syaputra Al Karim, M.Pd. ketika dikonfirmasi wartawan Medan Utara melalui WhatsApp, Kamis (10/02/2022) menjelaskan masalah yang sedang dihadapi. Guntur juga akui pengambilan alih unit pendidikan di Belawan.

“Pengambil alihan seluruh unit pendidikan di Kecamatan Belawan oleh Majelis pendidikan Pengurus Besar Al Washliyah berdasarkan beberapa point, diantaranya Surat Oleh MP. PD. Pimpinan Daerah Al Washliyah Kota Medan perihal penyerahan penyelesaian Pendidikan Belawan diserahkan Kepada Majelis Pendidikan Pengurus Besar (Pusat)Al Washliyah”, jelas Guntur.

Selanjutnya Petisi pewakif dan tokoh agama dan warga washliyah Belawan meminta kepada MP.PB untuk diambil alih. Kemudian laporan kepada MP.PB AW oleh sebagian guru Al Washliyah di Belawan yang sudah tidak menerima Gaji selama 1 Tahun, sambung Guntur.

Kemudian kesepakatan bersama oleh seluruh kepala sekolah/madrasah pada tgl 23 desember 2021 bahwa persoalan masalah pendidikan di Belawan diserahkan kepada MP.PB.AW.

Selanjutnya tidak cairnya dana bos yang menghambat proses pendidikan. Terkhusus kepada SMP 9 dan MTS 5, MP.PB telah memberikan kesempatan anatara (ibu maysarah dengan bapak nurwahabi) dan (bapak lilik dengan bapak zulkifli) untuk membuat kesepahaman dan kesepakatan diantara mereka namun tidak menemukan titik terang, jelas Guntur menjawab wartawan.

Atas hal tersebut sambung Guntur, maka untuk penyelamatan pendidikan Al Washliyah di kecematan Medan Belawan, Majelis Pendidikan Pengurus Besar Al Washliyah, dengan segala ketentuan hukum negara dan Peraturan Organisasi
bertindak atas dan untuk menegkkan hal tersebut.

Maka berdasarkan hal tersebut apa yang dilakukan oleh majelis pendidikan Pengurus Besar Al Washliyah saat ini adalah berdasarkan perintah organisasi Pengurus Besar Al Washliyah.

Dengan demikian Langkah Majelis Pendidikan untuk penyelesaian, mengambil Alih Akun Dapodik dan Emis serta SIMPATIKA.

Menutup Akun Bank penerimaan dana bos. Memperbaiki SK Guru dan Kepala sekolah/madrasah. (Dengan tahapan yang telah kami sampaikan kepada Plt. Kepala Sekolah/Madrasah di semua unit Pendidikan al Washliyah di Belawan), tutup Guntur. (Man)