1 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Masyarakat Mempertanyakan Manfaat Hasil Pembangunan D.I Cipanganten

Spread the love

Kab. Bogor, Tren24reportase.com – Pembangunan peningkatan fungsi jaringan irigasi D. I Cipanganten Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat dengan nilai kontrak Rp 1.129.000.000.00 yang dikerjakan melalui CV Agung Rizky dan konsultan pengawas PT Dutagra Cipta Enjinering, pemanfaatannya dipertanyakan oleh masyarakat. Hasil konfirmasi tim media dengan warga masyarakat dan pemakai air di beberapa titik persawahan. Warga merasa kaget dengan hasil pekerjaan, karena dinilai tidak ada pemanfaatannya pada masyarakat maupun petani pengguna air.

Anggaran yang nilainya milyaran rupiah yang dikucurkan oleh pemerintah kabupaten Bogor untuk memperbaiki aliran air yang rusak akibat bencana pada tahun yang lalu tidak ada asas manfaatnya, tutur warga yang tidak ingin namanya di sebutkan, (28/1/22).
Kami juga bingung, diperbaiki dengan anggaran milliyaran rupiah, hasil pekerjaan nya tidak bisa dimanfaatkan, untuk apa dibangun tambah warga. Lihat saja sendiri air nya hanya mutar disitu saja, airnya dibuang lagi ke kali, manfaatnya dimana ‘tanyanya. Ini anggarannya sudah miliyaran, untuk membangun D.I Cipanganten ini, apakah memang seperti ini saja hasil pembangunannya, tidak ada manfaatnya ke warga maupun ke petani.
Yang kami tanyakan asas manfaatnya dimana, pungkasnya.

Kepala UPT pengairan wilayah V yang berkantor di kecamatan Jasinga beberapa kali ditemui di kantornya untuk dikonfirmasi perihal pembangunan D. I Cipanganten yang menghabiskan milyaran rupiah sulit untuk ditemui untuk di komfirmasi. Kantor UPT sering ditemukan pintu terkunci pada jam kerja. Dengan menempelkan kertas di pintu bertulisan (pemberitahuan) sedang kelapangan, hal semacam ini sering terlihat dipintu.

Yang menjadi pertayaan apakah semua kelapangan, sehingga kantor terkunci pada jam kerja? . Indial A, saat dikonfirmasi tentang hasil pekerjaan D. I Cipanganten, via whatsapp yang tidak ada asas manfaatnya. A, menjawab akan dilanjutkan tahun ini dengan anggaranAPBD.
Apa yang dipertanyakan oleh warga masyarakat tentang hasil pembangunan irigasi dibawah UPT pengairan Yang berkantor di kecamatan Jasinga kabupaten Bogor , seperti pembuatan tpt Kp. Bebedah, dengan nilai kontrak Rp 679.725.000.00 , hasil pekerjaan nya diduga tidak sesuai dengan gambar. (ARIFIN LUBIS)