21 Februari 2024

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Tahap I Dan II Di SD Negeri Mekar Mukti 01

Spread the love

Kab.Bekasi | Tren24reportase.com-Berbagai upaya pemerintahan dan masyarakat untuk menghentikan laju penyebaran Covid-19 semakin gencar. Salah satu kebijakan yang diambil dan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka penuh maka diadakan percepatan sasaran vaksin bagi seluruh insan dunia pendidikan, guru, termasuk di dalamnya pengawas dan kepala sekolah, serta para siswa. Vaksin Siswa Sebagai ikhtiar menuju sehat dan persiapan pembelajaran dengan tatap muka penuh menyusul para guru yang sudah terlebih dahulu divaksin. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi syarat pembelajaran tatap muka penuh.

Sekolah Dasar Negeri Mekar Mukti 01, ikut serta menyukseskan percepatan vaksinasi bagi para siswa. Bekerja sama dengan Pihak Puskesmas Mekar Mukti dan BIN (Badan Intelijen Negara), pelaksanaan vaksin bagi siswa serentak dilakukan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Awal masuk pembelajaran semester genap menjadi pilihan yang tepat untuk kegiatan tersebut. Kamis, 19 Januari 2022 telah sukses dan lancar dilaksanakan vaksinasi tahap 1 dan 2 bagi para siswa SD Negeri Mekar Mukti 01 . Sebelumnya Vaksinasi pertama di gelar pada tanggal 20, desember 2021.

Ada pun alur proses vaksin tersebut adalah; Registrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek suhu tubuh dengan thermogun, mencocokkan data siswa yang telah hadir sesuai waktu yang telah ditentukan, sekaligus menyerahkan syarat salinan kartu keluarga dan mengisi form yang diperlukan dan diberikan nomor antrean untuk proses scraning dan vaksinasi.

Setelah menyelesaikan tahap registrasi para siswa menunggu di ruang tunggu didampingi oleh orang tua masing-masing. Menanti panggilan petugas Scraning sesuai urutan nomor kecil ke besar. Setelah dinyatakan sehat oleh petugas scraning maka siswa tersebut di suntik vaksin. Usai suntik kemudian pengisian data siswa yang telah vaksin oleh para petugas dari sekolah dengan dibantu petugas puskesmas. Selanjutnya siswa menuju ruang observasi. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui gejala atau efek yang ditimbulkan pasca vaksinasi. Setelah observasi selama 15-30 menit tidak bergejala maka para siswa diizinkan untuk pulang dan diberikan kartu vaksin.

Dengan suksesnya vaksinasi ini diharapkan Pembelajaran Tatap Muka Penuh dapat terealisasi dan anak – anak selalu sehat serta selalu semangat. (Nda)

About Post Author