23 Mei 2024

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Bupati Mamuju Hj.Sutinah Suardi Lantik Empat Kades
Di Kecamatan Papalang

Spread the love

Papalang Mamuju | tren24reportase.com-Bupati Mamuju HJ.Sutinah Suhardi kembali melantik empat kepala desa terpilih dikecamatan papalang, adapun kades yang dilantik kemarin hari rabu tanggal 19 januari 2022 ada empat kepala desa yang dilantik oleh Ibu Bupati yakni Kades Toabo H.Sudirman, Kades Bonda Wahab,Kades Salukayu Abd Rahman, Serta Kades Sukadamai Baharuddin, ke empat Kades yang telah resmi dilantik Oleh Bupati Mamuju Hj.Sutinah Suardi dengan tegas menghimbau bahwa kades yang baru saja saya lantik ini agar diutamakan bisa Bersinergi dengan Masyarakat agar proses pembangunan bejalan dengan Baik dan lancar jangan ada lagi yang kotak-kotik karena beda pilihan saat Pilkades harus dirangkul semua, saya juga diwaktu pemilihan Bupati diDesa Salukayu saya kalah namun tetap kita kembali rangkul agar kita bisa kembali bersama”kata Ibu Sutinah sapaannya.

Setelah acara pelantikan Kades telah usai, kemudian wartawan tren24reportase berhasil mewawancarai Bupati Mamuju terkait gagalnya lokasi penempatan pelantikan Kades terpilih yang semula dilaksanakan dikecamatan tappalang Barat, namun tidak jadi dilakukan pelantikan disana menurutnya Bupati karena situasi dan kondisi Insfrastruktur Jalan longsor Itu Kata Bupati, Sehingga Bupati Mamuju Hj.Sutinah Suardi setelah mengadakan rapat bersama dengan DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa)disepakati bersama untuk memindahkan lokasi pelantikannya di jalan Ahmad Kiran Ibu Kota Mamuju.

Namun berbeda dengan yang disampaikan Bupati Mamuju kepada wartawan tren24reportase.com, Menurut dari narasumber kuat Masyarakat yang tidak mau namanya disebutkan bahwa sesungguhnya itu ditappalang barat keadaan lagi tidak kondusif, tidak aman maka Bupati mengurungkan niatnya hadir diTappalang Barat untuk melantik Kades terpilih.

Karena warga yang dirinya merasa belum puas atas kekalahan jadi di sana itu sudah ada pengrusakan, dari kronologis kejadiannya adanya kecurangan dalam perhitungan suara.

Kantor desa yang dirusak oleh warga dikarenakan Calon Kadesnya kalah dalam Pilkades karena merasa diCurangi dalam Perhitungan Suara, sehingga mereka pada brutal dan melampiaskan kemarahannya sehingga merusak kantor Desa.(Arief Sulbar)

About Post Author