14 April 2024

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Setelah Konsumsi Nasi Bakar, Warga Desa Lolowua dan Dahadano Dirawat di UPT Puskesmas

Spread the love

Kabupaten Nias | tren24reportase.com-Beberapa warga masyarakat Desa Botombawo dan Desa Dahadano, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias terpaksa mendapatkan perawatan dari tim medis di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Botombawo di jalan Nias Tengah KM 19,5 Desa dahadano Botombawo, Kecamatan Hiliserangkai, Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Senin,(17/01/22).

Salah seorang, Keluarga pasien bernama Ama Sidi Mendrofa menjelaskan bahwa Mereka mengalami mual, muntah dan juga sakit perut setelah selesai konsumsi Nasi Bakar OTW yang dibagikan pada acara Ibadah Natal yang diselenggarakan oleh Komisi pemuda dan Remaja Gereja BNKP Lolowua.

Dikatakan Ama Sidi Mendrofa kepada beberapa awak media, kejadian tersebut berawal dari makanan yang disediakan oleh panitia Ibadah Natal, dengan berlogo Nasi Bakar OTW yang beralamat di jalan Sisobahili Tabaloho Kota Gunungsitoli, sesuai alamat yang tertulis di Kotak Nasi Bakar OTW tersebut.

” Setelah Nasi Bakar OTW tersebut disajikan dan di konsumsi warga Botombawo dan warga Dahadano setelah beberapa jam kemudian beberapa warga mengalami gejala mual dan muntah sampai ada yang mengalami sakit perut dan terpaksa dilarikan dirumah sakit (UPT) Puskesmas Botombawo untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan” , tutur keluarga Pasien.

Kemudian Kepala UPT Puskesmas Botombawo, Kharisma Zai membenarkan bahwa memang ada beberapa pasien yang sedang dirawat saat ini, ada sekitar 25 jiwa dan sedang menjalani perawatan, jelasnya.

Kharisman Zai menjelaskan, untuk sementara waktu sampai hari ini tidak ada korban jiwa, dan untuk memastikan penyebab dari kejadian tersebut belum bisa kita pastikan, jelasnya Kharisman Zai.

Kharisman Zai juga mengungkapkan, Bupati Nias bersama Dinas kesehatan Kabupaten Nias telah melakukan sidak meninjau situasi kondisi pasien yang sedang dirawat di UPT Puskesmas Botombawo, Kecamatan Hiliserangkai”, jelasnya Kepala Kapus.

Sementara, Kapolsek Hiliduho, Iptu Sonifati Zalukhu, ketika di temui awak media membenarkan kejadian tersebut, ianya menjelaskan bahwa ada beberapa warga Desa Botombawo dan Desa Dahadano, Kec. Hiliserangkai muntah muntah dan pusing sehingga dilarikan di rumah sakit, UPT Puskesmas Botombawo.

” Benar, Kita dari pihak Polsek Hiliduho sudah datang di lokasi melihat situasi dan keada,an yang sebenarnya, dan itu berdasarkan informasi dari pihak kecamatan, melalui Camat Hiliserangkai”.

” Kita dari Polsek Hiliduho belum bisa memberikan atau memastikan apa penyebab dari kejadian itu, yang artinya, kita masih melakukan tahap penyelidikan”, jelasnya Kapolsek Hiliduho.

Dan kemudian ketika hal ini di konfirmasi kepada Temazisokhi Harefa (pemilik usaha Nasi Bakar OTW) oleh beberapa awak media, TH mengakui, itu usaha miliknya dan itu saya promosikan dan jual melalui online, jelasnya TH.(S.Lase)

About Post Author