18 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Bupati Flores Timur Melantik 66 Kepala Desa Sedaratan Adonara

Spread the love

Tren24reportase.com | Adonara Flores Timur- Berdasarkan SK Bupati Nomor 337 Tanggal 13 Desember 2021 untuk melantik 66 Kepala Desa hari ini Selasa, 04 Januari 2022 berlokasi di Gedung Taman Baca SDK Hinga, Kabupaten Flores Timur . Rombongan Bupati Flores Timur bersama Forkopimda di sambut dengan meriah oleh warga masyarakat Desa Hinga dengan tarian khas Lamaholot Adonara, tarian ‘Hedung’ yang dilakoni masyarakat Desa Hinga ini menambah suasana terlihat Sakral dan mengagumkan, para rombongan Kepala Desa lainnya dari 7 kecamatan yang memadati Gedung Taman Baca SDK Hinga Kecamatan Klubagolit.

Dari daftar jumlah Desa yang melakukan pemilihan serentak pada 16 oktober 2021 sebanyak 118 Desa yang menyebar di 19 Kecamatan se Kabupaten Flores Timur, sedangkan wilayah Adonara dalam pelantikannya hari ini terdapat satu Kepala Desa antar waktu yakni Wihelmus Lanang Marun Desa Mangaaleng untuk periode 2021 hingga 2023 berdasarkan SK Bupati Flores Timur Nomor 336 Tanggal,8 Desember 2021 sedangkan ke 65 kepala Desa lainnya dari periode 2021-2027 . Dalam sambutan Bupati Flores Timur Antonius Hubertus GG Hadjon,ST menyampaikan beberapa hal penting terkait kinerja kerja Kepala Desa dituntut memperhatikan Generasi Muda Flores Timur, juga bagaimana memperjuangkan kesejahteraan Masyarakat di masing masing Desa.

Sebelum melanjutkan pidato Bupati Flores Timur menyampaikan permohonan maafnya atas penundaan pelantikan pada 30 Desember 2021 lima hari lalu dan baru hari ini . Lewat momentum ini saya menyampaikan Selamat merayakan ‘Natal’ dan Tahun Baru 2022 , di tahun baru ini semoga kita semua hadir hari ini dengan membawa hati kita yang baik baik saja,agar enam tahun ke depan para kepala desa harus mampu mensejahterakan masyarakatnya, pada hari ini saya melihat banyak wajah baru namun yang membuatku penasaran bahwa ada dua Kepala Desa mampu membuat warganya terus memilihnya ke tiga periode yaitu kepala Desa Weranggere Kecamatan Witihama dengan yang dari ileboleng . Sesungguhnya kita semua patut belajar dari mereka karena sangat mampu dalam membuat masyarakat harus terus memilih mereka hingga periode ke tiga .

Seperti apa model kepemimpinan mereka hingga masyarakat memilih mereka terus . Selain itu perlu diingat bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Flores Timur kategori masuk sepuluh besar di Nusa Tenggara Timur serta penanggulangan gizi buruk atau stunting di Flores Timur sudah lumayan baik artinya jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur . Saya melihat pemilihan kepala Desa ini tidak seperti pemilihan legislatip atau pemilihan Bupati karena Tidak ada jarak Emosional antara masyarakat, namun pemilihan legislatip selalu menyisakan jarak emosi antar pendukungnya dan juga masing masing tim suksesnya; untuk itu kepada para Kepala Desa kembali ke masing masing desa segera menjahit rapatkan kembali hubungan antar masyarakat yang telah Robek dan terkoyak oleh renggangnya tali persaudaraan karena perbedaan dukungan,dan kembali saya tegaskan bahwa jangan sekali sekali menjanjikan pekerjaan kepada keluargamu atau tim sukses mu karena akan berdampak buruk bagi desamu enam tahun ke depan .

Hari ini juga saya mengundang seluruh BPD untuk hadir karena Pemerintah Desa atau Kepala Desa adalah Mitra Kerja dalam Desa demi mensejahterakan masyarakat Desa serta BPD juga diharapkan untuk selalu Vokal menyampaikan aspirasi dan keluh kesah masyarakat asal jangan punya target akan menjadi kepala desa suatu hari nanti . Sebuah pembangunan Desa akan berhasil jika kebersamaan harus di rajut kembali karena kita sendiri tidak akan berhasil dan karena itu jalin komunikasi juga terhadap ibu ibu PKK karena dengan melibatkan lebih banyak lagi komponen di Desa maka kita lebih berhasil . Ilustrasi Bupati Flores Timur menyoroti banyak hal yang terjadi di 250 Desa di Kabupaten Flores Timur akhir-akhir ini, bahwa terhadap Aparat Desa dengan seorang Kepala Desanya yang sering salah kaprah terhadap penerapan regulasi sebuah peraturan menteri yang seenaknya main pecat atau minta diganti. (Bernard)