4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Agung Nurbani Resmi Menjabat Karutan Banyumas, “Ini Pesan Kakanwil”

Spread the love

Banyumas, Tren24reportase.com – Kementerian di lingkungan Hukum & HAM Jawa Tengah hari ini melakasanakan serah terima jabatan 2 Pimpinan Unit Pelaksana Teknis berlangsung di aula Lapas Purwokerto, Rabu (22/12/21).

Pelaksanaan Sertijab dihadiri langsung oleh Kakanwil A. Yuspahruddin, serta Plt Kadiv Pemasyarakatan Supriyanto, Kalapas Kelas l Batu Nusakambangan, Jalu Yuswa Panjang, Kabag Program Humas Bidhiarso Widhyarsono, dan Kepala UPT Se eks Karesidenan Banyumas.

Sementara, Sertijab juga dihadiri dari unsur ekternal yakni Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono dan APH instansi terkait di Kabupaten Banyumas.

Adapun kedua Kepala UPT tersebut yang
melaksanakan sertijab yaitu Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto dan Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas.

Adapun Kalapas Purwokerto yang baru saat ini dijabat oleh Ignatius Gunaidi, menggantikan Sugito yang diberi amanah untuk menjabat Kabid Pembinaan Bimbingan dan TI di Kanwil Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Karutan Banyumas baru dijabat oleh Agung Nurbani, dan Karutan lama Winarso menjabat sebagai Kalapas Kelas IIB Slawi.

Kakanwil menyampaikan kepada Ka UPT yang baru untuk terus melanjutkan sinergitas yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Daerah, Instansi, dan APH terkait.

“Mudah-mudahan selanjutnya tetap dapat mempertahankan sinergitas itu, karena kita tidak bisa kerja sendiri, pasti tidak bisa kerja sendiri,” ujar Kakanwil.

Lanjutnya Kepala UPT yang baru, saya titip pesan untuk terus melakukan sinergitas, pintanya.

Kakanwil juga berpesan kepada Kalapas dan Karutan yang baru untuk terus mempelajari ilmu dan pengetahuan yang sudah menjadi amanahnya.

“Kalau sudah jatuh wajib sesuatu kepada seseorang maka wajib juga ilmu terhadap sesuatu itu, maka saya berharap untuk belajar pengetahuan tentang itu,” tandasnya.

Mengakhiri sambutannya, Kakanwil mengutip salah satu hadist tentang Muflis dimana seseorang pada kiamat nanti membawa amal ibadah tetapi ketika di dunia menyiksa orang mengambil hak orang, menuduh orang dengan tidak benar, maka pahalanya diberikan kepada orang yang didzoliminya tadi.

“Saya mengingatkan kepada Pak Kalapas Karutan itu dekat dengan hal semacam itu, harus berhati-hati jangan menyusahkan orang, jangan mengambil hak orang, aturan dijalankan, apalagi kita sudah bertekad untuk menjadikan Lapas Rutan menjadi Lapas Rutan yang Zona Integritas,” tegasnya. (NA)