7 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Primkop TKBM Upaya Karya Belawan Kembali Bahas Perumahan Eks UKA

Spread the love

Medan, Tren24reportase.com – Pengurus Primer Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan kembali bahas soal eks perumahan komplek UKA. Masing-masing berada di daerah Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan dan Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Kamis (18/11/2021) pukul 09.00 Wib.

Selain dihadiri pengurus dan anggota Primkop TKBM Upaya Karya Belawan, pertemuan yang digelar di Bascem jalan Tangguk Raya Blok II Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan itu juga dihadiri ratusan penghuni komplek eks UKA dari 2 Kelurahan.

Dihadapan anggota dan penghuni rumah eks UKA, Ketua Koperasi TKBM Upaya Karya Pelabuhan Belawan Sabam Parulian Manalu menyampaikan pihaknya telah menerima balasan surat yang dikirim ke Kementrian Koperasi Indonesia beberapa waktu lalu mengenai lahan eks UKA.

“Surat dari Kementrian Koperasi sudah kita terima pada tanggal 20 Oktober 2021 mengenai perahlian hibah lahan eks UKA dari Yayasan Upaya Karya ke Koperasi TKBM Upaya Karya, dalam surat tersebut intinya pihak Kementrian tidak keberatan dengan pengajuan pengambilan alih lahan hibah perumahan Eks UKA kepada Yayasan Upaya Karya. Tapi dengan sejumlah syarat,” jelas Sabam.

Dari data yang telah masuk ke para pengurus TKBM Upaya Karya lanjut Sabam, ada sekitar 500 rumah.Untuk perumahan Eks UKA Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan yang terdaftar 480 rumah dari 500 lebih, sedangkan untuk UKA Martubung terdaftar 90 dari ratusan rumah,” terang Sabam.

Ketua Primkop TKBM Upaya Karya Belawan katakan pihaknya akan membentuk tim untuk membantu para anggota mengurus seluruh surat – surat yang dibutuhkan.

“Kalau anggota setuju kita akan membentuk tim untuk membantu melengkapi surat-surat yang diperlukan, dari surat Kementerian Koperasi ada 25 persyaratan yang harus dilengkapi,” tambah Sabam.

Dalam kesempatan itu, Sabam Parulian Manalu juga menyampaikan pihaknya akan terus berupaya membantu segala urusan anggota.

“Kami hanya minta nanti jangan pas pengurusan rumah eks UKA ada timbul masalah, karena kalau ada masalah kami tidak akan mengurusnya,” tegas Sabam.

Pembahasan eks perumahan komplek UKA berlangsung aman dan ikuti protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah. (Man)