18 Agustus 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

PT.Bumi Aceh Citra Persada Cor Jembatan Loke Tepa VII Tepa MBD

Spread the love

Maluku Barat Daya | Tren24reportase.com-PT.Bumi Aceh Citra Persada Melakukan Pengecoran lantai jembatan Loke TepaVII yang berlokasi di desa Imroing Kecamatan Pulau-pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa 2 November 2021.


Pekerjaan dengan Nama pembangunan jembatan Loke TepaVII, dibangun menelan anggaran sebesar Rp 12.745.800.000.00-yang bersumber dari APBN, dengan waktu pelaksanaan 300 hari kalender. Menurut keterangan dari manajer teknik Patra Rajawane S.T. Anggaran tersebut di gunakan untuk membangun satu jembatan rangka baja standar dengan panjang 50 meter,dan satu buah Box Cover Single, ukuran 4×3 meter (lebar 4 meter tinggi 3 meter).


Sementara itu GS (General Sieper) Yohanes Hukubun ketika di hubungi wartawan media ini menjelaskan bahwa pekerjaan nya agak sedikit terlambat karena ada perubahan titik pembangunan jembatan, padahal sekitar bulan Maret pekerjaan sudah mulai berjalan pada titik pertama di kilometer 8. Pekerjaan yang sudah dibangun di kilometer 8 adalah sudah digali 2 seumuran dan mulai persiapan pembesian sumuran juga telah di bangun oprit arah desa Imroing.


Namun pekerjaan tersebut di batalkan oleh kepala Balai ketika dalam kunjungan nya ke pulau Babar,pembatalan pembangunan jembatan kilo 8 di sebabkan karena lebar sungai kecil tidak sebanding dengan panjang jembatan 50 meter. Akhirnya oleh kepala Balai jembatan diarahkan ke sungai imroing, sedangkan untuk kilo 8 di bangun satu buah box cover.


Setelah pengalihan ke sungai imroing, pekerjaan baru di mulai bulan Agustus dan oprit yang sudah dibangun di kilometer 8 kemudian di bongkar material batu di pindahkan ke imroing. Dan pada hari ini Selasa 2 November 2021 baru dilaksanakan pengecoran lantai jembatan.keterangan yang sama juga di dapatkan dari Sit manajer,Dedy Anait, Dedy juga menjelaskan keterlambatan pekerjaan karena pemindahan titik kerja,tapi baik Dedy Anait Maupun GS Yohanes Hukubun Menjamin pekerjaan akan selesai sebelum jatuh tempo kontrak. Dan Akhir November masyarakat Babar sudah bisa gunakan jembatan like Tepa VII.


Di tempat Terpisah Kepala Desa Telah Leunard Imuly, ketika di minta tanggapan terkait pembangunan jembatan tersebut, Kepala Desa sangat Mengapresiasi pekerjaan tersebut serta meminta terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena sekian puluh tahun Indonesia merdeka Babar sudah bisa di perhatikan. Kepala Desa juga optimis bahwa dengan dibangunnya jembatan dan jalan tepa Letwurung, Rodah perekonomian bisa berjalan baik, ia juga berharap pemerintah bisa cepat dalam membangun jalan dan jembatan di daerah Babar yang merupakan kepulauan terluar NKRI.Eki

About Post Author