4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem DI Kalimantan Barat

Spread the love

Pontianak, Tren24reportase.com – Diprakirakan wilayah Kalbar akan terjadi banyak hujan lebat lagi pada periode tanggal 26 Oktober 2021 setidaknya hingga tanggal 01 November 2021. Masyarakat perlu mewaspadai potensi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan petir terutama pada siang hingga sore hari, terlebih saat ini sebagian besar wilayah Kalbar cukup panas, sehingga diprakirakan pembentukan awan konvektif nanti akan sangat kuat. Pembentukan awan konvektif yang sangat kuat identik dengan terjadinya hujan lebat yang disertai angin kencang, petir, putting beliung ataupun hujan es.

Diprakirakan hujan lebat akan mulai terjadi secara merata di wilayah Kalbar mulai tanggal 27 Oktober 2021. Kondisi hujan lebat secara merata tersebut diprakirakan terus berlangsung hingga setidaknya tanggal 01 November 2021. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi terjadinya genangan, banjir dan tanah longsor, terutama pada wilayah yang rawan banjir yang sering terjadi banjir setidaknya 2 tahun terakhir ini.

Bersamaan dengan potensi terjadinya hujan lebat tersebut, diprakirakan pasang air laut juga akan berada pada periode maksimum. Pasang air laut di sekitar wilayah Kendawangan (Kab. Ketapang) diprakirakan periode maksimumnya terjadi pada tanggal 25 – 27 Oktober 2021 Pukul 11.00 wib – 14.00 wib. Sementara untuk wilayah sekitar Kota Pontianak periode pasang air laut maksimum akan terjadi pada tanggal 27 – 30 Oktober 2021 Pukul 12.00 wib – 15.00 wib. Masyarakat di pesisir barat Kalbar diimbau meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi terjadinya kombinasi banjir akibat hujan lebat dan pasang air laut maksimum.

Tinggi gelombang antara 1,25 – 2,5 meter ( Kategori Sedang ) pada periode tanggal 24 – 31 Oktober 2021 berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan Utara Kep. Anambas, Perairan Barat Kep. Natuna, Perairan Utara Kep. Natuna, Perairan Selatan Kep. Natuna – P. Midai dan Perairan P. Subi – P. Serasan.
Kondisi cuaca ekstrem ke depan ini dipicu oleh aktifnya gelombang atmosfer tropis madden julian oscillation (MJO), suhu muka laut, kelembaban udara di lapisan atas dan sirkulasi angin yang sangat mendukung terbentuknya awan penghujan di Kalbar.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak membuka layanan informasi cuaca 24 jam dapat menghubungi melalui :
• call center 0561 – 721142 ;
• http://kalbar.bmkg.go.id/ ;
• follow Fanspage Facebook dan Instagram : @infoBMKGKalbar;
• atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat. (Supriyadi)