7 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Sepuluh Bulan Guru Kontrak Paud Dan Tk Inanara Tak Terima Honor

Spread the love

Maluku Barat Daya | Tren24reportase.com-Empat guru kontrak Paud dan TK Inanara Desa Yaltubung Kecamatan Pulau-pulau Babar, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Sudah 10 bulan tak terima honor.Hal itu disampaikan salah satu guru honorer, ketika di temui wartawan, 20 Oktober 2021 09-00 WITA.Di Desa Yaltubung Guru Honorer yang tidak mau di sebutkan namanya mengaku sudah 10 bulan tidak menerima Gaji, sehingga di samping sebagai seorang Guru Honor ia juga punya tanggungan keluarga, ungkap guru tersebut.


Hal tersebut juga di benarkan kepala TK Inanara my jostinje letlora S.pd, ibu Tince mengungkapkan bahwa Gaji Honorer bersumber dari Pemerintah Desa, dan kami tidak tahu mengapa sampai saat ini pihak Desa belum membayar honor para pegawai saya, ujar Ibu Kepsek.


Kepala Desa Yaltubung ketika di konfirmasi tidak berada di tempat, sehingga tim media tren24reportase.com ini menemui sekertaris Desa Yaltubung Jondes Orno ketika di tanya soal para Guru Honor.Sekertaris Desa mengaku bahwa sampai saat ini desa Yaltubung belum menerima atau mencairkan Dana Desa yang baru di cairkan hanya 8% untuk dana covid 19.


Ketika ditanya soal penyebab Dana Desa yang belum cair, Kades menjelaskan bahwa semua persyaratan sudah di penuhi Dana juga tidak di blokir, sp2d juga sudah ada demikian juga rekomendasi, tetapi ketika mau di cairkan pihak bank BPDM Menolak mencairkan, karena belum mendapat perintah dari kepala BPMD Menurut Sekdes jika memang ada masalah maka pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Daerah dapat lakukan Audit, sehingga tidak berdampak pada masyarakat termasuk guru honor yang menjadi tanggung jawab Desa.


Pihak Pemerintah Daerah Sekda MDB ketika dihubungi tim media tren24reportase.com ini lewat telepon juga tidak di angkat, demikian juga kepala BPMD, ketika di hubungi di luar jangkauan.Pendeta ny.N.M Y.Lewol.S.si Ketika di hubungi juga meminta perhatian Pemerintah agar bisa merespon persoalan dalam pengelolaan Dana Desa, sehingga jangan ada masalah dalam masyarakat.


Salah satu warga Desa Yaltubung juga mengaku, karena covid 19 mereka tidak bisa kemana-mana, jadi kami hanya berharap Dana ini bisa cair untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat termasuk kebutuhan pendidikan TK dan paud Inanara. Jika ada kesalahan administrasi atau penyalahgunaan anggaran maka pemerintah tolong adakan Audit.Ini sudah bulan Oktober, tolong kami masyarakat butuh pekerjaan dan butuh uang jadi kami berharap kepada pemerintah segera menanggapi keluhan kami, demikian komentar warga yang tak mau disebut namanya.(Eki)