2 Desember 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Mesjid Darrul Hijrah Datangkan Penceramah Dari Kabupaten Alor

Spread the love

Flores Timur, Tren24reportase.com – Kegiatan Majelis Taklim ibu ibu di Masjid Darrul Hijrah Lewopao Kecamatan Ile Boleng hari ini Minggu,12/9/21, mengundang Uztad Muhamad Yanto, Spdi guna melancarkan kegiatan Pencerahan Rohani bagi 200 peserta jamaah.

Jamaah Taklim pun memadati masjid Darrul Hijrah Lewopao dan berlangsung dengan penuh Barokah. Adapun Tema ceramah Uztad Muhamad Yanto hari ini sungguh menakjubkan peserta, lantaran ilmu yang mengalir begitu saja mengajarkan kepada ibu-ibu muslim untuk lebih memahami Hidup dan Kehidupan yang baik dan indah pada bagian akhir kehidupan kita di atas dunia ini.

Dalam ceramahnya Uztad Yanto menekankan dalam memaknai ‘Husnul Khotimahnya’ dan jangan sampai saat kita meninggal nanti disebut ‘Khusnul Kotimah’. Berangkat dari dua kata yang hampir saja sama bunyinya namun sungguh Berbeda arti dan maknanya. Lebih jauh lagi Uztad Yanto coba menghantar pemahaman para jemaat taklim dengan menguraikan dengan tuntas bahwa sesungguhnya syeitan itu masuk ke dalam diri kita melalui 4 pintu hingga masuk pada tema khotbahnya ‘Hidup sesudah mati’ dengan sub tema “Memahami Arti Husnul Khotimah” itu sendiri dan dengan sebuah ilustrasi ceritera untuk mengakhiri ceramahnya dengan judul ceritanya “Ahli lbadah yang Khusnul Khitimah” yang artinya akhir hidupnya yang hina.

Sementara itu, Ketua BKMT atau Badan Kontak Majelis Taklim Kabupaten Flores Timur, Ibu Hj. Nur Chandra dalam Peneguhannya kepada 200 peserta ibu-ibu majelis taklim dengan menekankan ‘Bagaimana Kehidupan ibu-ibu Muslim yang Muslimah’ serta mengurai tuntas bagaimana kita di masyarakat Lamaholot yang notabenenya sebagai seorang muslimah. Seperti disaksikan wartawan tren24reportase.com bahwa Ibu Ketua BKMT Kabupaten ini sungguh menampilkan talentanya yang khas begitu ramah dan murah senyum namun terbaca dari auranya yang menggambarkan orangnya yang tegas dan disiplinernya yang tak kenal kompromi dan dengan santun menyemangati ibu-ibu Jamaah Taklim sedaratan Adonara hari ini yang berjumlah sekitar 40 Kelompok Jemaah Taklim yang menyebar di 8 Kecamatan se-Adonara.

Menjawab pertanyaan wartawan atas kondisi letak geografis Flores Timur ini, beliau menjelaskan dengan ringkas bahwa “Kita semua sadar bahwa daerah kita ini adalah kepulauan hingga yang terutama itu kita jalin kesadaran kita, bahwa kita butuhkan orang orang yang ikhlas berkorban demi perbaikan keberadaan yang namanya Kebersamaan dalam kegiatan Rohani agar faktor keutuhan Keluarga dapat terjaga dengan baik lewat Islam ini”, terangnya. Kegiatan yang telah dijadwalkan terjadi setiap 14 hari ini selalu saja menyempatkan diri untuk bersedekah kapada anak yatim piatu seperti dilakukan hari ini terhadap 30an anak yatim piatu. Turut hadir juga Plt. Desa Lewopao Bapak Petrus Daton yang memenuhi undangan Pengurus Jemaah Taklim Safiah Deran Payong salah satu mualaf yang akrab disapa Ibu Sofi. (Bernard)

About Post Author