4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Diduga, Pembagunan Jalan Raya Selang Cau Bak Api Jauh Dari Panggangnya, “Dinas Terkait Diduga Bermain Api”

Spread the love

Sudah bukan rahasia lagi jika pekerjaan pembangunan di Kabupaten Bekasi selalu tertutup dan menyembunyikan sumber dana dari dinas mana, hal itu nampak jelas terlihat ketika pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Bekasi tidak pernah atau jarang memperlihatkan papan kegiatan yang biasanya selalu ada disetiap pekerjaan yang sumber dananya dari pemerintah dan seakan-akan dinas terkait acuh tak acuh bahkan masa bodoh atas kejadian tersebut.

Kab Bekasi, Tren24reportase.com – Jalan Raya Selang Cau “rusak parah” akibat adanya mobil truk pengangkut tanah untuk pembangunan Proyek Perumahan dan jalan tol. Bukan hanya itu saja, akses jalan selang cau sudah padat penguna kendaraaan karena banyaknya perumahan dan penduduk mengunakan akses jalan tersebut.

Saat kegiatan peningkatan pembagunan jalan Raya selang cau diduga adanya main mata antara Kontraktor dengan Pihak Dinas terkait “bisa saja dinas siluman“. Hal ini terlihat jelas pada saat pengecoran, dimana tidak ada petugas pengawas yang hadir pada saat mobil molen menuang campuran coran (9/9/2021)

Ketika pihak media online Www.tren24reportase.com group melakukan komfirmasi kepada para pekeeja yang hadir di tempat, tak seorang pun yang mengaku dan bahkan tidak bisa menunjukkan petugas pengawas dari Dinas “mungkin dinas siluman dan anggaran dari ghoib“. Hanya ada tetapi tidak bisa menunjukan dimana pengawas dan PPTK, bahkan konsultan. Seakan terkunci mulut mereka untuk berkata jujur kepada media yang ingin konfirmasi dan menanyakan RAB kegiatan.

Salah satu pekerja yang hanya memantau saat di tanya media online Tren24reportase.com” menjawab saya di suruh dari dinas dan tidak mau menyebutkan nama bahkan silahkan lapor aja kedinas. Diduga sebagai pengawas tukang, mengaku sebagai petugas pengawas, tapi tidak bisa menjelaskan dia petugas pengawas dari mana.

Padahal pentingnya peran pengawas dan PPTK saat di lapangan untuk menerima laporan sesuia spek atau tidak dan merekalah yang tau kecurangan kontraktor .

Dari hasil investigasi pihak media, ada beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan pembangunan jalan raya Pasar Pamor, yaitu

  1. Tidak ada papan informasi proyek
  2. Tidak ada petugas pengawas dari Dinas
    3. Beskos diduga diampar-ampar saja degan pasir terlihat beskos kurang makadam .

Bahkan pengujian kekuatan cor an (uji slum) tidak ada ataupun tidak disaksikan sama sekali oleh pengawas dinas. (Mariam)

Jelas kualitas jalan, apakah akan kuat karena klas jalan diduga jalan kabupaten Klas1.dimana akses bayak lintas armada berat dan padat penguna jalan kendaraan. (Mariam)