10 Desember 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Forsa se Sumsel Bantu Korban Kebakaran Ponpes Hidayatullah

Spread the love

Palembang, Tren24reportase.com
Musibah kebakaran terjadi di pondok pesantren Hidayatullah Kenten Laut kabupaten Banyuasin yang terjadi beberapa waktu lalu menggerakkan banyak elemen termasuk para anggota Fans Of Rhoma and Soneta (FORSA) se provinsi sumatera selatan.
Mendengar kejadian musibah tersebut, Ketua DPW FORSA Provinsi sumatera selatan Dr. H. Saefudin, S.Ag, M.Si menginstruksikan kepada seluruh anggotanya untuk menghimpun bantuan baik berupa uang, Sembako, Pakaian, dll.

Instruksi tersebut disambut baik oleh seluruh anggota FORSA se Sumatera Selatan. Hal ini terlihat dari dari banyaknya anggota yang ikut menyumbang termasuk dari sejumlah komunitas lain yang mempercayakan donasinya disalurkan melalui organisasi Fans Sang Raja Dangdut.

“Alhamdulillah kepercayaan masyarakat terhadap FORSA sangat baik, dari beberapa aksi sosial sebelumnya seperti peduli Palestina, dan musibah lainnya FORSA senantiasa siap berpartisipasi sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” Ujar Saefudin.

Sebelum berangkat ke lokasi kebakaran secara bersama-sama, para anggota FORSA menentukan titik kumpul di Masjid Darussaid Karena dianggap cukup strategis dari beberapa alamat anggota menuju ke lokasi.
Setibanya semua anggota yang menyatakan siap ikut ke lokasi hujan turun deras. Hal ini tidak menyurutkan semangat anggota FORSA ke pondok pesantren Hidayatullah. Akhirnya sejumlah anggota yang menggunakan kendaraan roda dua meninggalkan meninggalkan kendaraan mereka di halaman masjid dan ikut Anggota lainnya yang membawa mobil.

Dijumpai di lokasi kebakaran pondok pesantren Hidayatullah, Saefudin bersama anggotanya menyerahkan bantuan yang telah terkumpul berupa Uang, sembako, pakaian layak Pakai, ATK, dll.

Kedatangan Saefudin bersama anggota FORSA disambut oleh pengurus dan para santri ditengah rintikan hujan yang cukup membasahi pakaian mereka.

Kebakaran menghanguskan satu bangunan utama asrama santri dan pengasuh ponpes. Meskipun demikian, musibah tersebut cepat teratasi sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan api tidak sempat menyambar bangunan sekitarnya.
(Ade J)

About Post Author