7 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Polres Metro Kab Bekasi Mengadakan Konpers Curanmor

Spread the love

Kab. Bekasi, Tren24reportase.com – Polres Metro Kabupaten Bekasi mengadakan Konferensi pers terkait perkara Curas Ranmor (begal) yang viral di medsos tanggal 30 juni, pelaku sudah di tangkap dan di amankan oleh pihak Polres Metro Kabupaten Bekasi, 23/08/2021.

Polres Metro Kab Bekasi berhasil menangkap pelaku curanmor begal yang viral di mesos dan mengadakan konferensi pers dari keterangan Kapolrestro Kab Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan S.I.K. M.Si. Para pelaku yang terdiri dari Andrian (16), M. Rafi (16) , Sahrul Gunawan (17) dan Insanul Fitrah alias Ompong (16) dalam melakukan aksi kejahatannya di Kp. Jagawana RT.04/04 Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi yang mengendarai dua sepeda motor matic dengan berboncengan, membawa senjata tajam clurit. Begitu melihat ada sasaran yang sedang melintas langsung dikejar, dipepet oleh dua motor, kemudian para pelaku langsung melukai korban menggunakan clurit. Setelah korban terjatuh dan terluka kemudian motor milik korban dibawa kabur oleh para pelaku dan kemudian sepeda motor tersebut dijual oleh sdr. Insanul kepada sdr. Pacok (DPO) yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi dan uang hasil penjualan tersebut dibagi bersama.

Adapun korban kali ini adalah seorang pria (49) yang berprofesi sebagai buruh warga Desa Sukarapih Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi yang kini masih dalam perawatan.

Dari hasil pengakuan para tersangka sejak bulan Juni hingga Agustus 2021, mereka sudah 3 (tiga) kali melakukan aksi kejahatan yang sama yang masing-masing dua kali di wilayah Kecamatan Sukatani dan satu kali di wilayah Kali Malang Desa Pasir Limun Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi

Para pelaku dijerat pasal 365 ayat (1) ke 1 dan 2 Jo. 65 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas 5 (lima) tahun.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol. Hendra Gunawan S.I.K. M.Si menjelaskan bahwa modus para pelaku tentunya berubah-ubah dan mereka sudah punya niat dan akan selalu mencari kesempatan yang tepat dimana kurangnya penjagaan, lemahnya masyarakat untuk membela diri, perempuan, penerangan, tempat yang sepi dan lain-lain.
“Nanti kita akan melakukan kegiatan patroli, bahkan sewaktu-waktu bila perlu akan kita lakukan razia di satu titik tertentu bukan razia untuk pengecekan surat-surat kendaraan, kedisiplinan dan lain-lain tapi razia untuk mengecek kasus kasus seperti ini”, tegasnya.

Menurut keterangan Hendra, para pelaku mendapatkan senjata dengan membeli via online.

Hendra menghimbau kepada masyarakat “Kita semua sedang prihatin, ditengah pandemi ini jangan lagi menambah kesulitan sesama warga dan sedarah. Mari kita bahu-membahu menyelesaikan pandemi ini dengan baik. Bukan menambah kesulitan,” pungkasnya.(Frengki)