4 Juli 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Atas Upaya Dandim 1624 Flotim Letkol Czi. Imanda Setyawan,ST, M.l.P Warga Pemukiman Lewo Keda Desa Helanlangowuyo Resmi Masuk Warga Flores Timur

Spread the love

Tren24reportase.com | Adonara Flotim-Syukur dan terimakasih tak terhingga terlontar dari mulut warga pemukiman Lewo Keda yang diwakili oleh Jois begitu pak Dandim menyerahkan KTP terhadap 27 KK dengan 108 jiwa hari ini Sabtu,21 Agustus 2021 di Pemukiman Lewo Keda Desa Helanlangowuyo Kecamatan lle Boleng Kabupaten Flores Timur .

Dandim 1624 ditemani pasi intel Kodim kapten inf. Jakobus Milan Tukan, Kapospol ile boleng Bripka Kornelis Mihagala serta Anggota Koramil 1624-02/Adonara menyaksikan Peristiwa yang amat sangat mengharukan ini . Pasalnya Warga Pemukiman Lewo Keda selama 21 tahun Tidak diakui Pemerintah Kabupaten Flores Tumur, lantaran Konflik berdarah selama 13 tahun silam kini telah menjadi Warga Indoneaia dan sah menjadi warga penduduk Flores Tumur lewat Kerja Kemanysiaan yang Luarbiasa pak Dandim Imanda menjadikan 108 jiwa telah Sah menjadi Warga Penduduk Flotim dengan memiliki KTP .

Bahagia bercampur air mata warga pemukuman Lewokeda atas kehadiran pak Dandim dihadapan mereka bukan saja memberikan bantuan Beras , namun lebih dari itu bahwa ada 61 warga lewokeda dengan 37 warga menerima KTP mereka dan masih 24 warga yang masih dalam proses pengurusannya pada Disdukcapil Kabupaten Flores Timur . Selama 21 tahun warga pemukiman Lewokeda ditelantarkan oleh Pemda Flores Timur hingga Kepala Desa Helanlangiwuyo Dominikus Daton Doni dengan penuh rasa kemanusiaan untuk mengadopsi warga lewokeda masuk menjadi Warga Desa Helanlangowuyo.

Nasib warga Pemukiman lewokeda ini mulai memiliki identitas secara hukum tetap manakala pak Dandim yang baru setahun di Flores Timur ini dengan Upaya Kemanusiaan bekerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten berhasil menerbitkan KTP hingga sudah secara Sah 108 warga Lewokeda telah Sah Menjadi Warga Masyarakat Flores Timur di tahun 2021 bulan Agustus ini . Konflik berdarah 21 tahun lalu mencatat sejarah kelam Nasib warga Pemukuman atas Gagalnya kerja tuntas Pemda Flotim dengan seluruh elite Politik terhadap kejelasan nasib warga lewokeda selama ini, namun Tuhan dan Lewotanah Adonara menggerakan hati pak Dandim Imanda Setyawan untuk telah berbuat diluar dugaan kami untak memiliki identitas dengan memiliki KTP Flores Timur,kisah beberapa warga terharu menghadiri dan menerima bantuan beras dari kodam lX Udayana Bali via Dandim 1624 Flores Timur .(Bernard)