9 Februari 2023

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Irawan : Sulianto, Bos Pengusaha “UD. AA Jaya” Di Cilacap Diduga Lakukan Pengemplangan Pajak

Spread the love

Cilacap, Tren24Reportase .com – Salahsatu sumber pendapatan Negara untuk menjalankan roda kepemerintahan adalah dari “Pajak”. Baik pajak perorangan maupun pajak perusahaan dan koorporasi. Adapun pajak tersebut dikelola oleh Negara melalui Dirjen pajak. Fungsi dari hasil penrikan pajak tersebut yaitu untuk menjalankan roda kepemerintahan dan pembangunan baik skala nasional maupun daerah.

Photo : Irawan, Accountan publik

Berjalannya roda kepemerintahan melanjutkan pembangunan, kesadaran dan kepatuhan seluruh masyarakat untuk membayar pajak tampaknya sudah harus segera diwujudkan. Siapa pun tentu tidak ingin dikatakan sebagai penumpang gelap [free rider) karena tidak mau bayar pajak. Begitu juga, orang tidak mau dikatakan sebagai pengemplang pajak karena membayar pajak tidak benar.

Membayar pajak bagi seseorang adalah satu beban yang tidak bisa dihindari. Sejarah mencatat tidak ada satu orang pun yang rela membayar pajak. Na-mun, membayar pajak adalah satu keharusan/kewajiban yang melekat pada setiap orang yang sudah berpenghasilan. Bahkan untuk jenis pajak pertambahan nilai (PPN), akan terkena pada setiap orang sekalipun tidak berpenghasilan.
Kalau pajak tidak bisa dihindarkan lagi dalam kehidupan setiap orang, masyarakat harus menyikapinya dengan benar. Hindarkan cara berpikir untuk menghindari pajak atau mengemplang pajak. Bisa dikatakan bahwa para pengemplang pajak adalah kelompok orang yang tidak mencintai negeri ini. Bahkan pengemplang pajak bisa disebut telah menggagalkan upaya negara untuk menyejahterakan rakyat.

Salah satunya pengusaha logam dengan branded “UD. AA Jaya“ yang begitu sukses yaitu Sulianto yang beralamat kampung sibalung desa sibalung kecamatan kemranjen kabupaten Banyumas jawa tengah dengan berpenghasilan lima milyar (5) lebih pertahun dengan sengaja mengemplang pajak penghasilan nya.
Irawan yang mengaku dirinya sebagai salah satu consultan kepada Media Reportase Nasional Group mengatakan bahwa pengusaha logam Julianto berhasil mengelabui petugas dalam menangani hal kepengurusan apapun baik pembelian harta yang tidak bergerak dan harta bergerak, (13/8/2021).

Sujianto memiliki harta yang bergerak sebanyak (15) lima belas unit mobil yang antara diantaranya (2) unit mobil mewah dan harta yang tidak bergerak hektaran tanah yang ada dimana mana dan ada yang sedang di bangun.
Mirisnya lagi Irawan yang mengaku sebagai Consultan Sujianto dengan sengaja membocorkan pengusaha yang mengemplang pajak Sujianto kepada awak Media bahwasannya. Sujianto dengan sengaja menyembunyikan harta bergerak dan yang tidak bergerak juga memiliki menyimpan uang satu 1T lebih di rumah bukan nya di bank bahkan Irawan menjelaskan bahwa Sujianto adalah pengusahan logam krakatau steel dan kaki tangan anak buah Edi tansil, ujarnya. ( TIM)

About Post Author