27 September 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Pemda Flotim Menggelar Diklat Scuba Diving

Spread the love

Flores Timur, Tren24reportase.com – Kegiatan Pelatihan Pemda Flotim yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata Daerah Flores Timur terhadap 16 siswa Scuba Diver yang berlangsung dari tanggal 27 -31 Juli 2021 di balai pertemuan Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Flores Timur dengan tingkatan Lisensi Diving seperti Lisensi A 1 : open water scuba diving, Lisensi A 2 : advanced scuba diving, Lisensi A 3: rescue scuba diving yang mana diberikan oleh dua orang instruktur dengan lisensi B1 dan B2.

Photo : Kedua lnstruktur scuba diving, Yohanes Saleh (kanan) yang punya MDC (Maumere Diving Community) dan Roy Legi dari Bali

Para siswa scuba diver inipun sudah pasti dapat terpilih dengan melewati berbagai tahapan yang menyatakan kondisi kesehatan mereka benar benar teruji melalui rontgen dada, elektrokardiogram (EKG), fungsi paru paru, audiogram, Visus mata, tes darah lengkap hingga tes urine. Bagi kondisi kondisi yang tidak disarankan untuk melakulan scuba diving adalah kelainan pada rongga telinga bagian tengah, darah tinggi, asma dan penyakit jantung koroner.

Dalam Pelatihan ini, Kepala Dinas Pariwisata, Petrus Pemang Liku,S sos,MT berharap bahwa Pariwisata Flores Timur sudah saatnya untuk bergerak maju bersama elemen masyarakat dengan adanya pokdarwis atau Kelompok Sadar Wisata yang menyebar dibeberapa Destinasi yang ada di Flotim ini dan hari ini kita sudah mulai selangkah lagi dengan melahirkan 16 siswa scuba diver sekaligus sebagai agen agen wisata bahari yang kita miliki ini . Salah satu wisata air Mekko dengan keunikan Pasir Timbul di tengah laut ini menjuarai APl 2020 pada peringkat 2 secara nasional.

Sebagai anak kandung Flores Timur turut bangga atas semuanya ini dan berharap kepada generasi masa depan dunia pariwisata bahari ini menjadi tanggungjawab moril kita bersama khususnya ke-16 siswa scuba diving ini. Pendidikan dan pelatihan ini bekerjasama dengan MDC atau Maumere Diver Community (komunitas penyelam maumere) dan Bali. Kedua lnstruktur ini mengakui keunikan biota bawah laut di sekitar Flores Timur yang mana menurut beliau berdua ibarat emas yang masi muda yang perlu harus di jaga dan dirawat, untuk itu diharapkan juga kepada 16 siswa scuba diving ini akan dapat mengedukasih generasi muda agar senantiasa menjaga alam bawah laut ini secara berkelanjutan. (Bernard)

About Post Author