27 September 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Tingginya Pasang Rob Di Medan Utara, Bukti Serakahnya Pengusaha

Spread the love

Medan Belawan | tren24Reportase.com– Tingginya pasang Rob (Air laut naik ke darat-red) yang genangi perkampungan masyarakat Kecamatan Medan Belawan dan Kecamatan Medan Marelan (Kelurahan Labuhan Deli dan Kelurahan Paya Pasir-red) merupakan bukti serakahnya pengusaha di Kecamatan Medan Belawan kota Medan Provinsi Sumatera Utara. Selasa (27/07/2021).

Ketua LSM Bersatu Anak Negeri Indonesia (Berani) A. Ahmad harapkan Presiden RI Joko Widodo tinjau penimbunan anak-anak Paluh dan penimbunan laut di perairan Belawan.

“Tidak tertutup kemungkinan penimbunan laut dan anak-anak Paluh di Belawan merupakan salahsatu penyebab tingginya pasang Rob yang serang pemukiman masyarakat. Diduga kuat kebebasan penimbunan yang berdampak buruk terhadap masyarakat luas itu tidak terlepas dari persetujuan Pemerintah Daerah, kita berharap Presiden RI Joko Widodo tinjau persoalan ini”, harap A. ahmad yang berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga.

Menurut A. Ahmad, persoalan tingginya pasang Rob yang serang pemukiman masyarakat harus ditangani Pemerintah Pusat.

“Kita bukan tidak percaya kepada Pemerintah Daerah, tapi pasang Rob yang resahkan masyarakat luas di Belawan sudah berlangsung lama (Sekitar 3 tahun belakangan-red), namun sampai sekarang belum ada solusi untuk atasi pasang Rob tersebut. Bebasnya penimbunan anak-anak paluh dan laut di perairan Belawan harus dikaji ulang, bila perlu dilakukan penindakan, tentunya kita harapkan peran Pemerintah Pusat”, tutup A. Ahmad.

Di Belawan, penimbunan laut perairan Belawan (Penutupan alur-red) untuk kepentingan perluasan dermaga Pelabuhan dibawah naungan BUMN PT. Pelindo 1 (Persero). Disamping itu, perusahaan BUMN tersebut juga timbun sisi pinggir laut untuk tangki-tangki timbun dan perlengkapan lainnya. Sedangkan penimbunan anak-anak Paluh di Kecamatan Medan Belawan tersebut untuk penumpukan peti kemas (container-red) milik swasta.

Di sisi lain, tingginya pasang Rob yang serang pemukiman warga berdampak buruk. Selain merusak bangunan tempat tinggal (Dinding dan lantai rumah keropos-red), jalan-jalan setapak juga mengalami rusak parah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang dinyatakan bertanggung jawab atas kerusakan bangunan rumah warga dan jalan-jalan setapak tersebut. Bencana alam merupakan alasan tepat bagi pengusaha atas kerusakan pasilitas umum dan bangunan rumah warga. (Rahman)

About Post Author