10 Desember 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Warga Desa Mangun Jaya Inginkan Pemagaran TPU

Spread the love

Kab. Bekasi, Tren24reportase.com –  Semenjak pandemi covid 19,  pemakaman di  TPU Mangun Jaya melonjak  naik setiap harinya.  Ada  saja yang meninggal dan di makamkan lebih dari satu jenazah.

Kades Jayadi Said saat di komfirmasi terkait ramainya TPU  Mangun Jaya yang terletak di wilayahnya , mengatakan kepada media, bahwasanya  warga saya menyampiakan ke saya agar sekiranya   TPU  Mangun Jaya segera dilakukan pemagaran agar tidak terlihat dari depan rumah dan  apalagi saat ini pemakaman banyak masuk,  jadi warga merasa  takut melihat karena radius jarak pandang ke makam  sangatlah dekat dengan rumah warga apalagi sekarang    ambulan hilir mudik keluar masuk di TPU tersebut. Para warga yang melihatnyapun terkadang jadi lemas degar sirine ambulan.   Adapun   penyampaian keluhan tersebut saya dengarkan saya akan sampaikan ke  pihak TPU  agar keinginan warga sekitar TPU keluhannya di tangapi, ucap Jayadi.

Suasana TPU Mangun Jaya Tambun Selatan

Saat kepala UPTD TPU, Dede  dikomfirmasi  oleh media mengatakan, bahwasanya TPU mamang belum ada batas beton pemagaran dan yang ada hanya pembatas tanah dengan warga. Dan Dede mengatakan bahwasanya segala keluhan warga sekitar akan kami sampaikan ke dinas, ujarnya.

Media melihat surat dokunen kematian di meja salah satu staf yakni pak Agus  ” ini surat kematian  dari mana saja, ada yang dari Aren Jaya, Duren Jaya serta dari luar Kota Bekasi ”  jawab  Agus ia ini yang meniggal bukan covid tetapi meniggal biasa ”  ucapnya.

Dede Ka UPTD Magun Jaya mengatakan kepada media jika meninggal bukan covid bisa di makamkan di sini dari luar kab Bekasi kecuali   meniggal Covid tidak  bisa di makamkan di sini ” dan masalah pengerasan tanah makam kita belum asalkan pengerasan dan pemerataan  kita pakai tangapan darurat  karna covid  dampaknya terhadap makam ia tidak ada, ucapnya. (Mariam)

About Post Author