16 Mei 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Polres Labuhanbatu Tidak Bersedia Beri Keterangan Proses BUMDes di Panai Hulu

Spread the love

LABUHANBATU-Tren24reportase.com

Program Polri Presisi tidak berlaku di Polres Labuhanbatu. Pasalnya, di Polres Labuhanbatu sangat sulit untuk mendapatkan informasi kelanjutan proses hukum. Padahal, masyarakat ingin mengetahui dengan jelas kelanjutan proses hukum tersebut.

Salah satu penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Labuhanbatu tidak bersedia untuk memberikan penjelasan soal kelanjutan proses penggunaan anggaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Sarang Elang dan Desa Perkebunan Ajamu Kec. Panai Hulu.

penyidik Tipikor Satreskrim Polres Labuhanbatu tersebut berdalih wartawan tidak ada membuat laporan sehingga penyidik Tipikor Satreskrim Polres Labuhanbatu itu beralasan tidak perlu memberikan penjelasan terkait proses penggunaan anggaran BUMDes dua desa di Kec. Panai Hulu.

” Apakah saudara ada membuat laporan ?..klu tidak ada membuat laporan,tidak ada yang perlu dijelaskan penyidik kepada saudara,..terimakasih” jawab ketus penyidik Tipikor Satreskrim Polres Labuhanbatu itu saat dihubungi, Rabu (14/7/2021) guna konfirmasi.

Informasi dirangkum menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu Polres Labuhanbatu diketahui melakukan proses penggunaan anggaran BUMDes Tanjung Sarang Elang dan Desa Desa Perk. Ajamu Kec. Panai Hulu Tahun Anggara (TA) 2018.

Bahkan, Polres Labuhanbatu juga diketahui telah melakukan pemanggilan kepada Kepala Desa (Kades) Tanjung Sarang Elang dan mantan Kades Perk. Ajamu untuk dimintai keterangan. Selain pemanggilan Kades dan mantan Kades, Polres Labuhanbatu juga telah melakukan pemanggilan kepada Dirut dan Bendahara BUMDes Perk. Ajamu untuk dimintai keterangan.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH ketika dihubungi, Rabu (14/7/2021) untuk meminta penjelasan proses penggunaan anggaran BUMDes dua desa di Kec. Panai Hulu menyarankan mempertanyakan langsung ke Kasatreskrim

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Labuhanbatu AKP Parekhesit justru lebih memilih diam, enggan berkomentar terkait perihal tersebut.(DB)