10 Desember 2022

Tren24Reportase

Mengungkap Fakta Sampai Tuntas

Diduga, Uang Pelicin Penerimaan CPNS Tahun 2012 Kabupaten Tasikmalaya Libatkan Sekda & Bupatinya

Spread the love

Kabupaten Tasikmalaya, Tren24Reportase – Dalam upaya mewujudkan tuntutan masyarakat dalam perekrutan PNS yang adil, sekaligus sebagai sarana untuk menghasilkan tenaga professional, BKN telah membangun sistem rekrutmen dan seleksi berbasis kompetensi secara komputerisasa yang disebut Computer Assisted Test (CAT). CAT terdiri atas Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes Kompetensi Kepegawaian (TKK). Sebagai tahap awal pemerintah dalam hal ini adalah BKN dan Kemenpan sebagai pelaksana telah melakukan sosialisasi sistem CAT ini diberbagai kota di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan kepada masyarakat tentang sistem tes seleksi penerimaan CPNS tahun 2014 yaitu dengan metode simulasi CAT.
CAT CPNS yang berada dibawah Direktorat Rekrutmen dan Kinerja Pegawai bertujuan :
Mempercepat proses pemeriksaan dan laporan hasil ujian.
Menciptakan standarisasi hasil ujian secara nasional
Mewujudkan transparansi, obyektifitas, akuntabel, dan bebas korupsi kolusi dan nepotisme.
 Keunggulan/Manfaat Penggunaan CAT  CPNS terbaru :
Peserta tes CPNS dapat mendaftarkan diri melalui internet.
Peserta tes CPNS dapat dinilai langsung sesuai dengan hasil yang diperoleh.
Keseluruhan materi soal tes komputerisasi dasar (tes pengetahuan umum, Tes bakat skolastik dan tes skala kematangan) dan tes kompetensi kepegawaian (tes pengetahuan umum, tes substansi kepegawaian, dan tes skala kematangan) dapat diakses melalui computer.
Penilaian dilakukan secara obyektif.
Peserta ujian CPNS dapat segera mengetahui capaian nilai (skor) yang diperoleh setelah ujian selesai.
 
Sistem CAT CPNS terbaru ini memiliki karakteristik :
Aplikasi CAT CPNS dijalankan pada computer dengan Platform Windows berbasis WEB guna mempermudah pengembangan jangka panjang.
Aplikasi CAT CPNS  menggunakan narasi untuk menjelaskan bahasan yang disajikan pada monitor computer.
Aplikasi CAT CPNS  disertai video gerakan mouse, sehingga pengguna dapat dengan mudah menggunakannya.
Tutorial CAT CPNS  disertai teks yang berisis perintah pada layar monitor computer agar peserta tes dapat langsung memahami dan mempraktekannya.
Selain itu sosialisasi juga mulai gencar dilaksanakan untuk menjaring jumlah peserta CPNS juga sebagai salah satu cara untuk memerikan gambaran kepada masyarakat tentang sistem baru pada pelaksanaan CPNS tahun 2014 ini yaitu menggunakan Software aplikasi CAT CPNS pada tes penerimaan CPNS tahun 2014 ini.

KuIronis :-Menurut delik aduan narasumber kepada T24R (28/03/21)  bahwa, dirinya sudah mendapatkan beberapa pernyataan tertulis diatas materai enam ribu yang sudah ditandatangani oleh beberapa pihak menyatakan kronologis terkait dengan pelaksanaan CPNS di Kab.Tasikmalaya pada tahun 2012, dan  ketika dikonfirmasi RN kepada narasumber, narasumber menyampaikan sesuai isi dalam sebuah pernyataan kronologis tertulis yang ditandatangani  oleh yang salah satunya PNS yang berinial ST diatas materai enam ribu pada bulan november 2019 menyatakan, “Bahwa, Pada awal tahun 2012 dilapangan Dadaha setelah acara Olimpiade dan seni Nasional (O2SN) saudara AK mengucapkan “Neangan (Cari) CPNS K-2 sukwan 5 tahun, dan ucapan tersebut diucapkan dihadapan saya bersama Saudara RM UPT Disdik Kec.Sodong dan dihadapan DD (alm) yang sebagai Kabid Disdik Pemkab Tasikmalaya. Atas Perintah saudara AK melalui DD (alm) disampaikan kepada dan dibayar dahulu sebesar 50% per/CPNS. Dan sekitar tahun 2014 pada waktu saya menyerahkan uang kepada DD yang bertempat dirumahnya yang beralamat di Perum Pagaden Blok B Nomor 30, uang yang diserahkan tahap awal sebesar Rp.270.000.000,-(Dua ratus tujuh puluh juta rupiah). Dan DD (alm) pada waktu itu mengucapkan “Uang selain diserahkan kepegawai BKN Jakarta “URU” Bupati minta bagian jatah dari rekrut CPNS”, yang menyaksikan ucapan DD (alm) pada waktu itu saya dan juga pegawai honorer staf UPT Disdik Kec.Bojong Asih yang berinisial YD.’tulis pernyataan tersebut dengan menambahkan bilamana pernyataan tertulis tersebut bisa dipertanggung jawabkan saudara  ST secara Hukum dan dihadapan pengadilan.’tutur Narsum
Dalam hal ini RN menerima kembali beberapa pernyataan tertulis dari narasumber yaitu sebuah Lembaran pernyataan tertulis dan bertanda tangan diatas materai enam ribu dari beberapa yang merasa jadi Perekrut CPNS berikut diantaranya berinisial EY dan CC.
Inisial EY dan CC juga senada dalam hal pembuatan pernyataan yang ditanda tangani diatas materai enam ribu, dan salah satunya yang berinisial EY adalah sebagai koordinator pengumpul dana untuk titipan memperlancar penerimaan CPNS di Pemkab Tasikmalaya menulis dalam sebuah pernyataan yang berisikan ,”Bahwa,atas perintah orang yang sama seperti ST diatas bilamana saudara AK yang pada waktu itu menjabat sebagai Sekda Kab.Tasikmalaya memerintahkan melalui DD (alm) yang pada waktu itu juga menjabat sebagai Kabid Disdik Kab.Tasikmalaya untuk menyerahkan sejumlah uang dengan total sejumlah Rp.800.000.000,-(Delapan ratus juta rupiah).’tulis pernyataan
Dan, dalam isi pernyataan CC tertuliskan,”Bahwa, Dalam surat ini saya bertindak atas nama mantan istri almarhum DD M S.Pd MM. Dengan jabatan terakhir sebagai Kepala bidang Dinas pendidikan di Kab.Tasikmalaya . Melalui surat ini saya melaporkan sehubungan adanya perbuatan melawan hukum yang sangat merugikan saya dan keluarga akibat yang ditimbulkan oleh jabatan alm.DD (suami) karena adanya perintah dari atasan almarhum suami saya saat menjabat Kabid Disdik Kab.Tasikmalaya ,pihak yang memerintahkan dimaksud adalah Sekda Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya yang berinisial Drs.H. AK ,MPd dengan perintah untuk merekrut CPNS dilingkungan Pemkab Tasikmalaya ,dengan diminta sejumlah uang sebagai persyaratan untuk diterima jadi PNS dengan pungutan rata-rata sekitar Rp.70.000.000,-(Tujuh puluh juta rupiah) per CPNS. Seingat saya perintah rekrut CPNS kepada almarhum suami saya sejak saudara Drs. H. AK MPd menjabat sebagai Kepala BKD dan Sekda Pemkab Tasikmalaya.
Bahwa, dana dari seluruh CPNS yang diterima oleh almarhum suami saya diberikan langsung kepada Bapak Drs. AK MPd ,dan saya pernah ikut waktu itu mengantar langsung sewaktu menyerahkan uang sebesar Rp.400.000.000,-(Empat ratus juta rupiah) di Pendopo Tasikmalaya. Berdasarkan keterangan almarhum suami yang diucapkan oleh sekda pada waktu itu,”Bahwa, seluruh penyerahan uang tersebut saat itu diketahui oleh bupati “URU” sebagian dana dari rekrut CPNS diserahkan kepada pihak lain sesuai perintah Bapak Drs. AK MPd diantaranya kepada pegawai BKN Jakarta yang berinisial PTN dan WN (Jakarta)  juga TT dan TH (Tasikmalaya) keduanya penghubung ke BKN Jakarta.(Bukti-bukti terlampir)
Dan, karena tidak terealisasinya penerimaan para CPNS di PEMKAB Tasikmalaya ,sann hanya dalam hitungan jari saja yang bisa diterima sebagai PNS. Oleh sebab itu, timbulah penekanan dari para CPNS yang tidak lolos juga para koordinator perekrut yang sudah menyerahkan uang melalui almarhum Suami saya untuk dikembalikan dananya, atas dasar rasa tanggung jawab almarhum suami saya pada saat itu maka, sepakatlah dengan saya untuk berupaya dan sudah mengembalikan kepada para pihak sebesar Rp.1.600.000.000,-(Satu milyar enam ratus juta rupiah) yang bersumber dari penjualan aset harta bersama dan harta waris anak-anak saya. Dan, berdasarkan keterangan dari almarhum suami saya semasa hidupnya ,bilamana uang yang diserahkan kepada saudara Drs.Ak MPd yang tercatat kurang lebih diatas Rp.6.000.000.000,-(Enam milyar) belum lagi yang tidak sempet tercatat.(isi surat pernyataan)
Padahal, kalau kita melihat daripada aturan yang sudah ditentukan dan mekanisme pemerintah dari mulai perekrutan hingga pelaksanaan CPNS sudah jelas adanya. Akan tetapi, masih saja ada dugaan Oknum-oknum PNS/Pejabat tinggi didaerah melakukan hal diluar ketentuan Norma aturan yang sudah ditentukan Kemenpan-RB. Maka, Kepada jajaran institusi Aparat Penegak Hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam hal ini agar segera menindak lanjuti kebenaran dari pernyataan-pernyataan tertulis di atas materei enam ribu yang sudah ditandatangani bersama-sama bilamana orang-orang dalam membuat pernyataan tertulis tersebut kuat diduga akan siap menjadi saksi dalam sebuah Penyelidikan dan Penyidikan Pihak Aparat Penegak Hukum baik itu dari Kejaksaan Agung-RI/KPK ataupun POLRI dalam melakukan tugas mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya tanpa tebang pilih terhadap para pelaku tindakan atau perbuatan yang melawan ataupun melanggar hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tegaknya Rasa Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.  (ENDRA R)

About Post Author